Diancam Trump, Mojtaba Khamenei Dapat Dukungan Rusia dan China

4 hours ago 3

Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi Iran yang ditunjuk menggantikan ayahnya.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- AS dikomandoi Presiden Donald Trump terang benderang menentang terpilihnya pemimpin spritual tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Trump ingin pemimpin terpilih harus mendapat 'restu' dari AS. 

Namun sikap Trump ini bertolak belakang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Presiden Putin pada Senin berjanji akan memberikan dukungan tanpa henti kepada pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, yang diangkat setelah ayah dan pendahulunya tewas dalam serangan AS-Israel.

“Saya ingin menegaskan kembali dukungan tanpa henti kami untuk Teheran dan solidaritas dengan teman-teman Iran kami,” kata Putin dalam pesan kepada Khamenei.

Ia menambahkan bahwa Rusia telah dan akan tetap menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi Iran.

“Pada saat Iran menghadapi agresi bersenjata, masa jabatan Anda di posisi tinggi ini tidak diragukan lagi akan membutuhkan keberanian dan dedikasi yang besar,” kata pemimpin Rusia itu.

Mojtaba dipilih oleh Majelis Pakar Iran untuk menggantikan mendiang ayahnya sebagai pemimpin tertinggi, sebagai tanda bahwa kelompok garis keras masih memegang kendali penuh.

Lembaga keagamaan tersebut menunjuk ulama tingkat menengah berusia 56 tahun, yang selamat dari serangan udara AS-Israel di Iran.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|