Siswa-siswi SMKN 19 Jakarta menjadi kelompok pertama yang menjadi peserta Istana untuk Anak Sekolah. Sebelum berkeliling Istana, para siswa terlebih dahulu mengikuti sesi diskusi di Kantor Sekretariat Kabinet. (Instagram/sekretariat.kabinet)
"Pagi ini, atas instruksi Bapak Presiden, kita mulai program Istana untuk Anak Sekolah dan membuka pintu bagi generasi penerus bangsa," ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan pers di Halaman Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026, usai mengajak siswa-siswi SMKN 19 Jakarta mengikuti kegiatan. (Instagram/sekretariat.kabinet)
Melalui program ini, para generasi muda diajak melihat ruang-ruang strategis yang menjadi tempat pelaksanaan berbagai kegiatan kenegaraan serta perumusan dan pengambilan kebijakan besar negeri ini. Pengalaman melihat dan mempelajari bagaimana negara bekerja, termasuk proses pengambilan keputusan, langsung di pusat pemerintahan ini diharapkan mampu memantik cita-cita besar dan rasa kepemilikan para pelajar terhadap masa depan bangsa. (Instagram/sekretariat.kabinet)
Program ini sejalan dengan berbagai kebijakan prioritas Presiden di sektor pendidikan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), renovasi sekolah dan toilet, TV pembelajaran digital, peningkatan insentif guru, hingga Kartu Indonesia Pintar (KIP). (Instagram/sekretariat.kabinet)
Ke depan, program Istana untuk Anak Sekolah akan diperluas ke seluruh Istana Kepresidenan yang ada di Indonesia. Pemerintah pun membuka kesempatan bagi sekolah-sekolah di berbagai daerah untuk ikut serta. "Kegiatan ini tidak hanya di Istana Merdeka dan Istana Negara, tetapi juga di seluruh istana kepresidenan di Indonesia. Kita punya delapan istana, dan semuanya akan kita buka untuk anak sekolah," kata Seskab Teddy. (Instagram/sekretariat.kabinet)
















































