Bursa Kerja Tangerang Didorong Terintegrasi dengan PaskerID

2 hours ago 5

Newswire

Newswire Selasa, 25 Agustus 2026 09:27 WIB

Harianjogja.com, TANGERANG— Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mendorong sistem bursa kerja digital yang dijalankan Pemerintah Kota Tangerang, Banten, terintegrasi langsung dengan platform Pusat Pasar Kerja (PaskerID) milik Kemenaker.

Integrasi tersebut dinilai dapat memperluas akses pencari kerja di Kota Tangerang terhadap peluang karier. Warga tidak hanya dapat mencari pekerjaan di daerahnya, tetapi juga mengakses lowongan di berbagai wilayah Indonesia sesuai keahlian dan kompetensi.

Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Kemenaker, Arnando Jujur Pardamean Siregar mengatakan integrasi dengan Pusat Pasar Kerja Kemenaker akan membuka akses yang lebih luas bagi pencari kerja.

"Mereka juga bisa mengakses berbagai kesempatan kerja di seluruh wilayah Indonesia yang sesuai dengan keahlian dan kompetensinya," kata Arnando dalam keterangannya di Tangerang, Selasa.

Program Gampang Kerja Tangerang Dapat Apresiasi

Kemenaker memberikan apresiasi terhadap langkah Pemkot Tangerang dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja melalui program yang berpihak kepada masyarakat, salah satunya "Gampang Kerja".

Menurut Arnando, program tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka kesempatan kerja seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat yang memiliki keterbatasan persyaratan formal.

"Apa yang dilaksanakan Pemkot Tangerang sudah selaras dan sejalan dengan visi program Presiden Prabowo Subianto serta Kementerian Ketenagakerjaan hingga tingkat daerah. Kemenaker memastikan setiap warga yang memenuhi syarat mendapatkan kesempatan kerja yang adil," ujarnya.

Kemenaker berharap upaya tersebut terus dikembangkan dengan mempersiapkan angkatan kerja sejak dini. Penguatan pelatihan vokasi dan perluasan program Magang Nasional dinilai perlu dilakukan dengan melibatkan perusahaan-perusahaan di Tangerang.

Pencari Kerja Perlu Dibekali Pemahaman Hak Pekerja

Arnando mengatakan kesiapan memasuki dunia kerja tidak hanya berkaitan dengan keterampilan teknis. Masyarakat juga perlu memahami perlindungan pekerja, hak dan kewajiban, serta persyaratan kerja.

"Masyarakat perlu dibekali pengetahuan terkait perlindungan pekerja, hak dan kewajiban, serta syarat kerja. Dengan begitu, saat masuk dunia kerja mereka tidak berangkat dari nol, tetapi benar-benar siap. Tentu ini membutuhkan pendampingan berkelanjutan dari rekan-rekan Disnaker serta dukungan publikasi masif dari Dinas Kominfo," harap Arnando.

Penguatan tersebut diharapkan membuat calon tenaga kerja lebih siap sebelum memasuki dunia kerja sekaligus memperkuat ekosistem ketenagakerjaan di tingkat daerah.

Gampang Kerja Salurkan Ribuan Pencari Kerja

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan mengatakan Program Gampang Kerja sepanjang 2025 telah menyerap 2.034 pencari kerja melalui Job Fair.

Selain itu, program tersebut menyalurkan 6.206 pencari kerja melalui 116 Bursa Kerja Khusus.

Program Gampang Kerja juga diikuti penurunan tingkat pengangguran terbuka di Kota Tangerang. Angkanya turun dari 5,92 persen pada 2024 menjadi 5,88 persen pada 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|