Breaking News! IHSG Ngebut, Dibuka Naik 1,45% Pagi Ini

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 1,45% ke level 7.150,45 pagi ini, Rabu (1/4/2026).

Sebanyak 355 saham naik, 68 turun, dan 535 belum bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 358,5 miliar, melibatkan 472,1 juta saham dalam 28.280 kali transaksi. 

Kapitalisasi pasar pun terkerek naik menjadi Rp 12.575 triliun. 

Di kawasan, bursa Asia-Pasifik juga bangkit setelah beberapa hari terakhir terseok. Sentimen positif ini dipicu oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengindikasikan kemungkinan penarikan pasukan dalam waktu dekat.

Indeks Kospi Korea Selatan memimpin penguatan dengan lonjakan hampir 5% pada awal perdagangan. Indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga naik 4,13%, didorong oleh lonjakan ekspor Korea Selatan pada Maret sebesar 48,3% secara tahunan, melampaui ekspektasi pasar.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 3,51% dan Topix naik 3,17%. Sentimen positif juga datang dari survei Tankan yang dirilis oleh Bank of Japan.

Adapun pasar keuangan Tanah Air pada perdagangan hari ini akan mencermati sejumlah rilis data penting dari dalam negeri, mulai dari inflasi, neraca perdagangan, hingga Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia.Serta dari luar negeri, perbaikan aktivitas manufaktur China dan melemahnya pasar tenaga kerja AS juga akan menjadi salah satu sentimen yang diperhatikan pelaku pasar.

Namun, pasar juga masih dibayangi tantangan dari sektor energi. Pemerintah memang memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi belum naik per 1 April 2026 dan pasokan energi domestik tetap aman, tetapi gejolak harga energi global akibat perang di Timur Tengah tetap menjadi faktor yang perlu diwaspadai pasar hari ini.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada Selasa (31/3/2026) menegaskan bahwa pemerintah belum akan menaikkan harga BBM non-subsidi per 1 April 2026.

"Terkait dengan urusan BBM Pertadex atau solar kualitas tinggi belum ada penyesuaian harga dan apa yang disampaikan Mensesneg itu sama tidak kurang dan tidak lebih. Tentu dengan fluktuasi harga dunia kami juga akan kaji sesuai perkembangan dunia," kata Bahlil dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga memastikan pasokan energi domestik masih dalam kondisi aman. Dia menyebut cadangan BBM, baik solar, bensin, avtur, maupun LPG, saat ini berada di atas standar minimum nasional.

"Artinya sekalipun kita tahu ketegangan geopolitik belum tahu kapan selesai, dan beberapa negara lain telah ada kebijakan untuk efisiensi. Kita bersyukur atas petunjuk presiden cadangan BBM kita semua di atas standar minimum nasional," ujarnya.

Bahlil juga menegaskan bahwa pemerintah telah memperoleh sumber pengganti impor minyak dan LPG yang sebelumnya berasal dari Timur Tengah. Menurut dia, langkah ini dilakukan untuk memastikan gejolak di kawasan tersebut tidak langsung mengganggu kebutuhan energi nasional.

"Ketika ketegangan Timur Tengah, kita mengganti dari middle east. Alhamdulillah sudah dapat, tidak ada keraguan lagi. Kita sudah dapat," tegas Bahlil.

(mkh/mkh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|