Bos Telkom Blak-blakan soal AI: Bukan Cuma Buat Gaya

8 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Telkom Indonesia menegaskan komitmennya untuk mengambil peran strategis dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) nasional.

Sebagai operator infrastruktur digital terbesar di Indonesia dan kepanjangan tangan pemerintah dalam pengembangan ekosistem digital, Telkom ingin menjadi penggerak sekaligus pendorong pertumbuhan AI di Tanah Air.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, posisi Telkom sangat strategis dalam mendukung perkembangan teknologi di Indonesia, termasuk AI.

Menurutnya, peran perusahaan tidak hanya sebatas mengikuti tren teknologi terbaru, tetapi juga memastikan teknologi tersebut memberikan dampak nyata bagi berbagai pihak.

"Telkom merupakan penggerak pertumbuhan atau perkembangan digital di Indonesia. Kita adalah operator digital infrastructure besar di Indonesia yang merupakan kepanjangan tangan pemerintah," ujar Dian saat Launching AIcosystem bertajuk Beyond Innovation, Impact for Nation, di Telkom Landmark, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

"Sehingga memang rolenya sangat strategis di dalam pengembangan teknologi di negeri ini, termasuk AI," imbuhnya.

Dian menjelaskan, visi Telkom dalam pengembangan AI adalah menjadi enabler, sehingga manfaat AI dapat dirasakan oleh seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah hingga masyarakat.

Menurutnya, Telkom tidak masuk ke bisnis AI semata-mata untuk menunjukkan kemampuan perusahaan dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Fokus utama perusahaan adalah memastikan teknologi AI yang dikembangkan mampu menciptakan nilai tambah dan manfaat yang nyata.

"Jadi, kita masuk ke AI bukan cuma mau gaya, cuma untuk menunjukkan bahwa Telkom secara teknologi bisa beradaptasi dengan kemajuan. Tetapi yang utama adalah bagaimana memastikan bahwa AI yang ditumbuhkan atau dibentuk itu meninggalkan manfaat, create manfaat bagi semua stakeholders," terangnya.

Lebih lanjut, Telkom ingin memastikan hasil pertumbuhan ekonomi dan transformasi digital yang didorong oleh AI dapat dinikmati secara merata. Karena itu, perusahaan berupaya menghadirkan ekosistem AI yang mampu mendukung kebutuhan berbagai kelompok, mulai dari pemerintah, sektor swasta, pelaku UMKM hingga masyarakat.

"Jadi, role-nya di situ make sure bahwa manfaatnya bisa dirasakan oleh semua stakeholders, baik pemerintah, swasta, UMKM maupun masyarakat, sehingga semuanya dapat menikmati hasil dari pertumbuhan yang menggunakan AI ini," pungkasnya.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|