Biofarma Optimis Perkuat Pasar Ekspor, Ini Alasannya!

5 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Biofarma (Persero) terus berupaya memperkuat pasar ekspor produknya ke berbagai negara. Hal ini didorong oleh pencapaian Badan Pengawas Obat-Obatan dan Makanan (BPOM) RI yang berhasil mendapatkan status WHO Listed Authority (WLA).

Direktur Utama Biofarma, Shadiq Akasya mengatakan, pada dasarnya perusahaan telah melakukan ekspor sebagian produknya ke luar negeri. Dengan adanya WLA ini, peluang bisnis Biofarma di bidang pengembangan produk-produk kesehatan baru semakin terbuka lantaran produk Indonesia akan lebih dipercaya oleh negara-negara mitra.

"Yang kedua, ini bukan hanya produk, ada proses. Salah satunya adalah untuk clinical trial (uji klinis), mulai dari awal itu pasti dikawal oleh BPOM. Nah, BPOM, clinical trial itu adalah sebelum barang ini registrasi, itu ada preklinis kemudian clinical trial. Sehingga ini juga menjadi peluang karena fasilitas kemudian kompetensi itu sudah dimiliki oleh Biofarma," ujar dia dalam Health Forum dengan tema "BPOM Raih Status WLA, Apa Untungnya Bagi Pelaku Usaha?",dikutip Senin (2/3/2026).

Lebih lanjut, dirinya bilang, penguatan status BPOM juga diyakini bisa meningkatkan penerimaan produk vaksin polio buatan Biofarma di berbagai negara lainnya. Dalam konteks ini, Biofarma harus bisa melihat negara dengan tingkat kelahiran yang tinggi.

Dia mencontohkan, angka kelahiran di Indonesia mencapai sekitar 4,8 juta per tahunnya. Dari situ, vaksin yang diberikan terbagi menjadi beberapa dosis, mulai dari satu dosis, dua dosis, sampai tiga dosis.

Lantas, beberapa negara dari Afrika dan Asia pun telah menjadi potensi pasar yang menjanjikan bagi produk vaksin polio buatan Biofarma.

(dpu/dpu)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|