Begini Respons Bos Danantara Soal Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

3 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani tak banyak bicara merespons rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang berniat mengambil BUMN PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Danantara untuk Kementerian Keuangan.

Saat ditanya wartawan apakah ia merestui PNM yang merupakan BUMN di bawah kendali Danantara itu dialihkan menjadi Badan Layanan Umum (BLU) di bawah pengelolaan Kementerian Keuangan itu, Rosan enggan menjelaskan. Ia justru melempar pertanyaan itu supaya dijawab pihak Purbaya saja.

"Mungkin ditanyakan aja ya ke Kementerian Keuangan," ucap Rosan di kantornya, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Sikap dingin serupa muncul setelah wartawan mengonfirmasi, apakah sudah ada rapat khusus antara dirinya dengan Rosan untuk membahas pengambil alihan PMN itu. Ia hanya menjawab bahwa PNM masih terus berjalan seperti biasa di bawah kendali Danantara.

"Kami berjalan seperti biasa ya," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya bahkan telah bicara terkait dengan rencana tukar guling PT PNM yang berada di bawah BPI Danantara dengan BLU Kementerian Keuangan, PT Geo Dipa Energi (Persero).

Purbaya mengakui bahwa Kementerian Keuangan telah berdiskusi dengan pihak Geo Dipa terkait pertukaran tersebut dan masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut.

"Tadi udah sempet diskusi gimana kalau tukar dengan Geo Dipa, tapi itu masih kita bicarakan lagi. Yang jelas masih fokusnya di gimana Kementerian Keuangan bisa mengambilalih PNM," ujar Purbaya kepada wartawan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Sayangnya, ia tidak merinci lebih lanjut terkait dengan kepastian tukar guling dua perusahaan.

PT Geo Dipa Energi (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kemenkeu yang berstatus Special Mission Vehicle (SMV). Adapun BUMN ini berfokus kepada pengembangan dan pengelolaan energi panas bumi atau geothermal dalam menghasilkan listrik bersih.

Untuk diketahui, Purbaya sudah mengantongi izin dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengambilalih PNM dari BP Danantara. Dia mengakui Presiden Prabowo sudah setuju. Purbaya memang ingin PNM dikembangkan menjadi Bank UMKM di bawah Kemenkeu.

Purbaya mengatakan pengambilalihan PNM itu sebagai badan yang di kelola badan layanan umum Kemenkeu untuk ditransformasi menjadi bank khusus UMKM.

"Jadi PNM akan menjadi bank yang mungkin di bawah PT SMI atau PIP, di bawah kita, dia akan menyalurkan KUR (kredit usaha rakyat)," kata Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan pembentukan bank UMKM tersebut tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga akan dibangun sebagai ekosistem terintegrasi untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil da menengah secara menyeluruh.

"Nanti saya bangun juga ekosistem yang mendukung pengembangan UMKM secara integrasi, ada penasehatnya, ada pelatihannya, ada pemasarannya, ada penjamin kreditnya, dan lain-lain," ujarnya.

(arj/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|