Bank Danamon Teken Penjajakan Integrasi dengan MUFG Indonesia

3 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mengumumkan rencana penjajakan integrasi dengan MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch atau MUFG Indonesia. Langkah akan melahirkan perusahaan finansial dengan gabungan aset lebih dari Rp480 triliun.

Manajemen Danamon menyampaikan perseroan telah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan MUFG Bank, Ltd. untuk menjajaki potensi integrasi kedua entitas, Senin (11/5/2026).

Danamon dan MUFG Indonesia disebut telah sepakat memulai pekerjaan persiapan dengan tujuan menandatangani perjanjian yang mengikat pada tahap selanjutnya.

Adapun struktur integrasi nantinya akan dituangkan dalam Rancangan Integrasi yang akan diajukan kepada regulator, diumumkan kepada publik, serta dimintakan persetujuan pemegang saham sesuai ketentuan yang berlaku.

Rencana integrasi tersebut masih menunggu persetujuan otoritas terkait dan pemegang saham Danamon. Perseroan memperkirakan proses integrasi efektif pada 2027.

Hingga proses integrasi rampung, Danamon memastikan tidak ada perubahan terhadap operasional maupun layanan kepada nasabah.

"Nasabah Danamon dan MUFG Indonesia tetap dapat bertransaksi serta menggunakan produk dan layanan finansial sebagaimana biasa, tanpa perubahan terhadap produk dan layanan, jam operasional, maupun jaringan kantor yang ada saat ini," tulis manajemen.

Selain itu, seluruh hubungan kontraktual dengan mitra usaha seperti vendor, kontraktor, hingga perusahaan alih daya disebut tetap berjalan normal.

Sebagai informasi, Danamon yang berdiri sejak 1956 telah menjadi entitas anak konsolidasian MUFG Bank sejak 2019. Per akhir 2025, Danamon memiliki total aset konsolidasian sebesar Rp275,7 triliun, termasuk kontribusi dari PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF).

Sementara itu, MUFG Indonesia yang telah beroperasi sejak 1968 mencatat total aset Rp207 triliun per akhir 2025 dan fokus melayani nasabah korporasi besar, termasuk perusahaan Jepang dan multinasional di Indonesia.

Dengan demikian, apabila integrasi terealisasi, total aset gabungan kedua entitas dapat mencapai sekitar Rp482,7 triliun.

Danamon menambahkan, rencana integrasi ini juga sejalan dengan agenda konsolidasi perbankan yang tengah didorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

(mkh/mkh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|