Warga berada di samping bangunan yang rusak diterjang banjir bandang di Obyek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Ahad (25/1/2026). Intensitas hujan yang tinggi dan rusaknya hutan di kaki Gunung Slamet mengakibatkan tiga jembatan hanyut, lima objek wisata dan sungai rusak akibat diterjang banjir bandang pada Sabtu (24/1/2026). - (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Menurut dia, saat ini merupakan momen tepat untuk kembali memetakan kondisi di lereng Gunung Slamet. "Momen ini sebenarnya pas untuk bagaimana menyatukan dari lima kabupaten ini untuk berbicara bersama-sama, mengirim bersama-sama berkasnya, untuk hutan lindung benar-benar harus kita kuatkan," ucapnya.
"Kami juga sudah mengusulkan supaya hutan lindung ini benar-benar diperkuat lagi ke pemerintah pusat," tambah Yasin.
Karena saat ini musim hujan masih berlangsung, Yasin mengimbau masyarakat Jateng, khususnya mereka yang tinggal di daerah kaki pegunungan, agar selalu waspada. "Saya berharap kepada tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama, yuk kita mulai mendoakan keselamatan masyarakat Indonesia. Karena banjir ini kan berbarengan, ada di wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, hampir berbarengan di Bekasi, Banten," katanya.

1 month ago
22















































