Banjir Grobogan Tak Hanya Rendam Rumah, Jalan dan Sekolah Ikut Kena

5 hours ago 1

Banjir Grobogan Tak Hanya Rendam Rumah, Jalan dan Sekolah Ikut Kena Foto ilustrasi banjir bandang, dibuat menggunakan Artifical Intelligence / Freepik

Harianjogja.com, GROBOGAN—Dampak banjir di Kabupaten Grobogan tak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga mulai mengganggu aktivitas harian, termasuk akses jalan dan kegiatan belajar di sekolah.

Data terbaru mencatat sebanyak 3.176 keluarga terdampak banjir yang tersebar di 16 desa di lima kecamatan, menyusul hujan deras sejak Kamis (2/4/2026) sore hingga malam yang diperparah kiriman air dari Sungai Tuntang dan Sungai Serang.

Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, menyebut wilayah terdampak paling luas berada di Kecamatan Kedungjati dengan sembilan desa tergenang.

Di wilayah ini, banjir berdampak pada 2.102 keluarga dengan ketinggian air antara 10 hingga 50 sentimeter. Selain merendam rumah, sebanyak 11 rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan, terutama di Desa Ngombak dan Desa Kedungjati.

Di Kecamatan Gubug, banjir merendam Desa Penadaran dan Ringinharjo dengan total 814 keluarga terdampak. Ketinggian air di sejumlah titik mencapai 20 hingga 60 sentimeter.

Sementara itu, dampak lebih luas terlihat di Kecamatan Tegowanu. Sekitar 200 rumah di Desa Sukorejo dan Tanggirejo terendam, bahkan genangan air sempat mengganggu aktivitas belajar di SD Negeri 2 Sukorejo.

Di Kecamatan Tanggungharjo, luapan Sungai Kliteh menyebabkan banjir di Desa Sugihmanik yang berdampak pada 60 keluarga. Genangan juga sempat menghambat arus lalu lintas di ruas jalan Gubug–Kedungjati di Desa Mrisi.

Adapun di Kecamatan Purwodadi, genangan air terjadi di ruas jalan Danyang–Pengkol di Desa Candisari sepanjang sekitar 100 meter dengan ketinggian 20 hingga 25 sentimeter.

BPBD Grobogan bersama relawan dan warga telah melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari koordinasi dengan pemerintah desa, distribusi karung dan terpal, hingga kerja bakti peninggian tanggul Sungai Tuntang di Desa Ringinharjo.

Saat ini, sebagian genangan air mulai surut dan warga perlahan kembali beraktivitas. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan yang bisa memicu banjir susulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|