Asrama Haji Kulonprogo Dijaga 24 Jam, Akses Dibatasi Ketat

5 hours ago 2

Harianjogja.com, KULONPROGO—Polres Kulonprogo menyiapkan pengamanan intensif selama operasional embarkasi haji perdana di wilayah tersebut. Asrama haji yang menggunakan hotel akan dijaga ketat selama 24 jam penuh untuk memastikan kondisi tetap steril dan aman.

Pengamanan ini berlangsung sepanjang musim keberangkatan haji, mulai 20 April hingga 20 Mei 2026. Selain menjaga keamanan, petugas juga mengatur arus lalu lintas di sejumlah titik strategis, terutama saat pelepasan jemaah.

Kabag Ops Polres Kulonprogo, Kompol Gunardi Tejamurti, menjelaskan sistem pengamanan dibagi dalam beberapa titik penting. Salah satunya di lokasi pelepasan jemaah kloter pertama di Masjid Agung Wates.

“Sehingga kami melaksanakan pengamanan di tempat pelepasan di Masjid Agung Wates. Kemudian di rute dari Masjid Agung Wates sampai dengan Novotel-Ibis di Temon,” katanya, Minggu (19/4/2026).

Setelah pelepasan, pengamanan difokuskan di hotel yang difungsikan sebagai asrama haji. Di lokasi ini, sebanyak 20 personel disiagakan dan dibagi dalam tiga regu untuk berjaga secara bergantian.

“Pengamanan di Novotel-Ibis sebanyak 20 personel yang terbagi dalam tiga regu yang akan melaksanakan pengamanan 24 jam penuh,” lanjutnya.

Sementara itu, di lokasi pelepasan jemaah di Masjid Agung Wates, sebanyak 35 personel dikerahkan untuk memastikan kelancaran kegiatan.

Selain pengamanan fisik, Polres juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi. Pengaturan arus kendaraan akan dilakukan secara situasional, terutama saat rombongan jemaah bergerak menuju asrama atau bandara.

“Rekayasa arus lalu lintas akan dilaksanakan di seputaran Masjid Agung Wates dengan sistem buka tutup,” ucap Gunardi.

Pengaturan serupa juga akan diterapkan di Jalan Nasional di depan hotel asrama haji di Temon. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan saat jemaah datang maupun berangkat menuju Yogyakarta International Airport.

Mobilitas di area hotel diperkirakan tinggi selama masa operasional embarkasi. Oleh karena itu, akses masuk ke lokasi dibatasi hanya untuk pihak tertentu yang memiliki identitas resmi.

“Yang bisa masuk tertentu yang membawa id card, personel keamanan stand by 24 jam,” tandasnya.

Pengamanan ini tidak hanya berlangsung saat keberangkatan, tetapi juga akan berlanjut hingga proses kepulangan jemaah atau debarkasi dari Arab Saudi ke Yogyakarta International Airport. Dengan skema ini, diharapkan seluruh rangkaian ibadah haji dari Kulonprogo berjalan lancar tanpa gangguan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|