Ilustrasi berdoa.
REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO— Mantan Mufti Agung Mesir sekaligus anggota Dewan Ulama Senior Al-Azhar, Syekh Ali Jum'ah, menjelaskan langkah-langkah yang dapat ditempuh seorang mukmin untuk membangun dirinya di atas fondasi ketakwaan kepada Allah SWT.
Menurutnya, manusia berbeda-beda dalam membentuk, mendidik, dan membangun kepribadiannya.
Perbedaan itu tampak dari cara mereka menghadapi cobaan dan karunia, nikmat dan musibah, harapan dan ketakutan, kemiskinan dan kekayaan, kesehatan dan penyakit, serta berbagai keadaan yang dialami manusia selama hidup di dunia.
Melalui akun Facebook resminya, Syekh Ali Jum'ah mengatakan, orang yang paling lurus jalannya adalah mereka yang membangun kehidupannya di atas ketakwaan kepada Allah SWWT dan mencari keridaan-Nya.
“Orang seperti ini tidak mudah goyah oleh fitnah, tidak terguncang oleh keraguan, dan tidak dikalahkan oleh hawa nafsu,” kata dia, dilansir Masrawy, Rabu (24/6/2026).
Menurut Syekh Ali Juma’h, orang tersebut memandang kehidupan dengan keseimbangan, memahami bahwa di dalamnya terdapat nikmat dan musibah, ujian dan karunia, kemudahan dan kesulitan.
Dia menyadari bahwa kehidupan memiliki dua sisi: masa aman dan masa penuh bahaya, serta masa yang menyenangkan dan masa yang penuh kesedihan.
Karena itu, dia mampu mengendalikan dirinya dalam kedua keadaan tersebut. Ia tidak berlarut-larut meratapi apa yang telah berlalu dan tidak pula berlebihan bergembira terhadap apa yang akan datang.

3 hours ago
3

















































