22.685 Anak di Indramayu Tidak Sekolah, Faktor Ekonomi Penyebab Utama

3 hours ago 2

Anak SD berbaris. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Puluhan ribu anak usia sekolah di Kabupaten Indramayu dilaporkan tidak sekolah. Faktor ekonomi menjadi penyebab mendasar terjadinya kondisi tersebut.

Berdasarkan data yang tercatat pada Dasboard Anak Tidak Sekolah (ATS) Kemendikdasmen, ATS di Kabupaten Indramayu per 3 Februari 2026 sebanyak 22.686 anak. Jumlah itu sudah mengalami penurunan dibandingkan data ATS per 5 Januari 2026 yang mencapai 23.177 siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu, Caridin, mengakui kondisi tersebut. Ia mengatakan, adanya anak yang tidak sekolah itu disebabkan berbagai faktor.

“Faktor ekonomi menjadi salah satu penyebabnya,” ujar Caridin kepada Republika, Selasa (3/3/2026).

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Caridin menyatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya. Langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan sinkronisasi data ATS melalui pendataan ATS oleh operator desa. 

Langkah lainnya, ⁠melakukan pembelajaran melalui pendidikan, baik formal maupun non formal. Hal itu dilakukan baik jenjang SD, SMP, SMA, PKBM, SKB dan kelompok belajar di desa-desa.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|