WO di Garut Tipu Sejumlah Pengantin, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah

1 month ago 2

Ilustrasi pernikahan.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Sebuah jasa wedding organizer (WO) atau penyedia pesta pernikahan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dilaporkan ke polisi karena melakukan penipuan hingga membuat korbannya rugi ratusan juta rupiah. Sejumlah korban yang merupakan calon pengantin berbondong-bondong melapor ke pihak kepolisian agar kasus tersebut terungkap.

"Itu baru tiga yang membuat laporan (diduga tertipu WO)," kata Kepala Seksi Humas Polres Garut Iptu Susilo Adhi saat dihubungi, Selasa (13/1/2026).

Berdasarkan hasil keterangan sementara, kasus dugaan penipuan itu bermula ketika pasangan calon pengantin akan melakukan pernikahan dengan menggunakan jasa WO tersebut. Setelah uangnya diserahkan, kebutuhan untuk resepsi pernikahan malah tidak dipenuhi terduga pelaku padahal uang sudah diserahkan. 

"Korban ini kan mau menikah, resepsinya segala macam diserahkan kepada pelaku ini uangnya. Tapi setelah hari H yang dijanjikan pelaku ini tidak ada, mulai (dari) makan, hiburan, rias segala macam enggak ada. Baru satu korban yang diperiksa," ungkap dia.

Korban yang sudah diperiksa itu, ungkap Adhi, mengalami kerugian hingga Rp72 juta lebih. Polisi masih melakukan pengembangan dan penyelidikan untuk mengungkap kasus dugaan penipuan oleh WO tersebut. Apalagi berdasarkan informasi, korban dari WO tersebut cukup banyak. 

Selain itu, polisi melalui Satuan Reserse Kriminal Polres Garut juga masih memburu pemilik WO tersebut untuk dimintai keterangan. "Dan pelalu saat ini masih dicari soalnya udah beberapa hari enggak ada di rumahnya. Sat Reskrim sudah melalukan pemeriksaan kepada para korban saksi dan melakukan pencarian terduga pelaku," ujar dia.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|