Viral Hantavirus Disebut Disebabkan Vaksin Covid

5 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah laporan viral terkait hantavirus. Laporan itu mengatakan bahwa virus yang kini mewabah di kapal pesiar MV Hondius tersebut, merupakan efek samping dari vaksin Covid-19.

Mengutip Reuters Selasa (12/5/2026), ini terkait sebuah postingan luas tanggal 7 Mei di media sosial Facebook. Dibagikan tangkapan layar pengajuan Pfizer kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada tahun 2021 untuk mendapatkan lisensi biologis untuk vaksinnya.

"Daftar efek samping vaksin Covid Pfizer termasuk infeksi paru-paru hantavirus!" kata unggahan itu.

Narasi tersebut juga dibagikan di X. Disebutkan juga soal bagaimana vaksin Covid mengandung hantavirus.

Pemandangan dari drone kapal pesiar MV Hondius, yang membawa penumpang yang diduga terinfeksi hantavirus, meninggalkan Praia, Tanjung Verde, 6 Mei 2026. (REUTERS/Stringer)Foto: Pemandangan dari drone kapal pesiar MV Hondius, yang membawa penumpang yang diduga terinfeksi hantavirus, meninggalkan Praia, Tanjung Verde, 6 Mei 2026. (REUTERS/Stringer)

"Referensi tentang infeksi paru-paru hantavirus dalam dokumen Pfizer terdapat pada halaman keempat dari lampiran sembilan halaman, yang berjudul 'Daftar Kejadian Buruk yang Menarik Perhatian Khusus'," tulis Reuters lagi memuat postingan viral tersebut yang merujuk vaksin Pfizer-BioNTech.

Meski demikian perusahaan membantah postingan ini. Isi surat bukan konfirmasi bahwa vaksin tersebut menyebabkan infeksi paru-paru hantavirus, kata juru bicara Pfizer, dalam sebuah email.

"Dokumen tersebut sebenarnya mencantumkan setiap kejadian medis yang dialami seseorang selama periode studi antara Desember 2020, ketika vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech pertama kali diizinkan untuk penggunaan darurat, hingga 28 Februari 2021, terlepas dari apakah kejadian tersebut terkait dengan vaksin atau tidak," tambah juru bicara tersebut.

"Dokumen tersebut disusun menggunakan laporan sukarela melalui berbagai sistem pelaporan nasional, seperti Sistem Pelaporan Kejadian Buruk Vaksin (VAERS) di Amerika Serikat,' tegasnya.

"Lampiran, yang mencantumkan infeksi paru-paru hantavirus, mencakup setiap potensi kejadian medis yang akan dianggap penting oleh Pfizer jika terjadi selama periode studi."

Sebenarnya, Inggris memberikan izin pemasaran penuh untuk vaksin Pfizer pada akhir tahun 2022 setelah meninjau keamanan, kemanjuran, dan informasi lainnya. Termasuk daftar kejadian buruk yang diidentifikasi memiliki hubungan sebab akibat dengan vaksin tersebut.

Kejadian buruk ini dipublikasikan, dalam tautan terbuka, yang dimuat pada brosur produk Pfizer. Hantavirus tidak disebutkan dalam tautan terbuka.

Intinya, tidak ada hantavirus dalam daftar bahan vaksin Covid Pfizer, yang sekarang disebut Comirnaty. Menurut situs web Pfizer, suntikan Comirnaty tidak mengandung virus hidup.

Sebelumnya, pada tanggal 7 Mei, wabah hantavirus di kapal pesiar berbendera Belanda telah menewaskan tiga orang. Kementerian kesehatan Afrika Selatan (Afsel) mengatakan pada tanggal 6 Mei bahwa strain hantavirus strain Andes diidentifikasi pada dua korban yang telah dievakuasi dari kapal ke negara tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa strain Andes adalah satu-satunya hantavirus yang telah mengalami penularan dari manusia ke manusia. Penularan, ujar WHO, tetap jarang terjadi dan ketika terjadi, hal itu dikaitkan dengan "kontak dekat dan berkepanjangan".

(sef/sef)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|