Trump Klaim Perubahan Rezim Iran akan Muncul, Teheran Membantah

3 hours ago 2

Trump Klaim Perubahan Rezim Iran akan Muncul, Teheran Membantah Donald Trump. - Reuters

Harianjogja.com, JAKARTA — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa negaranya telah melakukan diskusi “intens” dengan otoritas Iran terkait konflik yang berlangsung.

Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh Teheran yang menegaskan tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung antara kedua pihak.

Dalam wawancara telepon yang dikutip media AS CNBC, Trump bahkan menyebut situasi di Iran dapat digambarkan sebagai “perubahan rezim”. Pernyataan ini memunculkan spekulasi adanya dinamika besar dalam konflik yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.

Detail Pembicaraan Masih Samar

Meski mengklaim adanya komunikasi intens, Trump tidak merinci siapa saja pihak yang terlibat maupun bagaimana dan di mana pembicaraan tersebut dilakukan.

Ia hanya menegaskan bahwa Amerika Serikat “sangat bertekad” untuk mencapai kesepakatan dengan Iran dan berharap ada hasil konkret dari proses tersebut.

Di sisi lain, pejabat Iran berulang kali menegaskan bahwa tidak ada dialog yang berlangsung, sekaligus menepis klaim yang disampaikan Washington.

Penundaan Serangan Demi Diplomasi

Sebelumnya, melalui platform Truth Social, Trump mengumumkan telah menginstruksikan militer AS untuk menunda serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari.

Langkah itu disebut sebagai upaya memberi ruang bagi kemungkinan kemajuan diplomatik di tengah konflik yang terus meningkat.

Konflik Regional Kian Memanas

Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat sejak serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang. Sebagai respons, Iran melancarkan serangan drone dan rudal yang menyasar Israel serta sejumlah negara di kawasan seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.

Eskalasi ini tidak hanya berdampak pada korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, tetapi juga mengganggu stabilitas pasar global serta sektor penerbangan internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|