Presiden AS Donald Trump saat KTT NATO 2026 di Ankara, Turki, 8 Juli 2026. KTT NATO berlangsung pada 7-8 Juli.
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan menagih dana bantuan senilai ratusan miliar dolar yang telah diberikan Washington untuk Ukraina kepada negara-negara Eropa. Trump sudah cukup lama menuntut Eropa memikul lebih banyak biaya dukungan Barat untuk Ukraina dalam perangnya dengan Rusia.
"Ratusan miliar dolar diberikan kepada Ukraina dan NATO, secara cuma-cuma, yang akan dibayar Eropa - jika mereka hanya diminta. Tapi kami akan meminta uang itu, meskipun agak terlambat,” kata Trump lewat akun Social Truth pribadinya pada Kamis (3/9/2026).
Namun Trump tak menyebut atau menunjuk secara spesifik negara Eropa mana yang harus membayar dan mengganti dana bantuan AS untuk Ukraina.
Dilaporkan laman Euronews, pada Maret 2025, Departemen Luar Negeri AS menyampaikan bahwa Washington telah menyediakan bantuan militer sebesar 66,9 miliar dolar AS untuk Ukraina sejak Rusia melancarkan agresi ke negara tersebut pada Februari 2022. AS juga sudah memberikan bantuan militer kepada Ukraina sebesar 69,7 miliar dolar sejak Moskow memulai agresinya terhadap Kiev pada 2014.
Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner dilaporkan bakal berkunjung ke Moskow akhir pekan ini. Laporan tersebut dilaporkan kantor berita Axios mengutip sejumlah sumber di pemerintahan AS. Selain utusan AS, Kushner diketahui merupakan menantu Donald Trump.
Menurut Axios, Witkoff dan Kushner bakal tiba di Moksow pada Jumat. Setelah itu, mereka akan turut bertolak ke Kiev, Ukraina. “Witkoff dan Kushner akan melakukan perjalanan pada hari Jumat, mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin pada hari Sabtu (5/9/2026) dan kemudian bertemu dengan Vladimir Zelensky dari Ukraina di Kiev pada Minggu (6/9/2026)," ungkap Axios dalam laporannya.

3 hours ago
4

















































