Tim SAR gabungan cari nelayan SBB dilaporkan hilang kontak.
REPUBLIKA.CO.ID, AMBON, – Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari Kisman Latumapayahu (64), nelayan asal Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, yang dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Desa Kasieh pada Kamis (15/1).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Muhammad Arafah, menyatakan bahwa laporan terkait kondisi membahayakan jiwa manusia tersebut diterima oleh Comm Centre Basarnas Ambon pada pukul 03.10 WIT dini hari, Minggu. Laporan ini disampaikan oleh Sekretaris BPBD Seram Bagian Barat.
Diketahui, Kisman Latumapayahu melaut menggunakan perahu katinting sejak Kamis dini hari dan belum kembali. Keluarga korban dan pemerintah desa kemudian meminta bantuan SAR untuk melakukan pencarian.
Pada pukul 03.30 WIT, Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan melalui jalur darat menuju lokasi kejadian pada koordinat 2°45'34.52"S-128°33'1.63"E, sekitar 177 Km dari Kantor SAR Ambon. Setibanya di Desa Kasieh pada pukul 11.14 WIT, tim melakukan briefing operasi SAR bersama unsur potensi dan masyarakat setempat untuk membagi dua regu pencarian.
Regu pertama yang terdiri dari Basarnas, Brimob, dan Polairud menggunakan rubber boat untuk pencarian sejauh 10 nautical mile dari lokasi kejadian ke arah utara Desa Kasieh. Sedangkan regu kedua, yang menggunakan longboat, terdiri dari Basarnas, Brimob, dan masyarakat setempat, melakukan pencarian sejauh 40 nautical mile ke arah utara Kasieh.
Hingga menjelang sore, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 month ago
18
















































