The Odyssey Dongkrak Popularitas Pulau Favignana di Italia

4 hours ago 3

Jumali

Jumali Kamis, 06 Agustus 2026 22:57 WIB

Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah pulau kecil di Italia mendadak menjadi sorotan dunia setelah tampil sebagai latar utama film The Odyssey karya sutradara ternama Christopher Nolan. Pulau tersebut adalah Favignana, sebuah destinasi di lepas pantai barat Sisilia yang kini berharap meraih manfaat besar dari fenomena wisata berbasis film atau film tourism.

Meski hanya dihuni sekitar 3.000 penduduk, Favignana memiliki peran penting dalam film epik yang mengadaptasi karya klasik Homer tersebut. Dalam The Odyssey, pulau yang berada di Kepulauan Egadi itu disulap menjadi Ithaca, kampung halaman sang pahlawan Yunani kuno, Odiseus.

Keindahan alam Favignana menjadi salah satu alasan utama lokasi tersebut dipilih sebagai tempat syuting. Hamparan laut berwarna biru kehijauan, tebing batu kapur yang menjulang, serta benteng bersejarah di atas bukit menghadirkan lanskap yang dinilai mampu merepresentasikan suasana Yunani kuno.

Salah satu lokasi yang paling menonjol dalam film adalah benteng Castello di Santa Caterina. Bangunan bersejarah yang berdiri di puncak bukit itu digunakan sebagai istana Odiseus dan menjadi elemen penting dalam sejumlah adegan utama.

Kesuksesan The Odyssey di bioskop semakin memperbesar perhatian terhadap Favignana. Film produksi Universal Pictures tersebut mencatat pendapatan sekitar US$264 juta atau setara Rp4,7 triliun pada pekan pertama penayangannya secara global. Capaian itu disebut sebagai debut box office terbesar sepanjang karier Christopher Nolan sebagai sutradara.

Melihat peluang tersebut, pemerintah daerah bersama otoritas kebudayaan Sisilia mulai menyiapkan berbagai program untuk menarik wisatawan. Salah satu langkah yang akan diwujudkan adalah pembukaan pameran permanen bertema The Odyssey pada Oktober mendatang.

Pameran tersebut akan digelar di bekas pabrik pengolahan tuna Florio, sebuah bangunan bersejarah yang selama proses produksi sempat difungsikan sebagai pusat operasional tim film.

Wali Kota Favignana, Giuseppe Pagoto, mengatakan pameran itu dirancang agar pengunjung dapat memahami proses pembuatan film secara lebih dekat.

“Gagasannya adalah memungkinkan para pengunjung merasakan berbagai tahapan proses produksi film, serta melihat langsung beberapa kostum dan perlengkapan yang digunakan selama syuting,” ujarnya, dikutip dari The Independent.

Harapan besar juga datang dari para pelaku usaha lokal. Mereka menilai popularitas film karya Nolan dapat menciptakan efek jangka panjang bagi sektor pariwisata, perhotelan, restoran, hingga usaha kecil di pulau tersebut.

Ketua Asosiasi Pengusaha Perhotelan Lokal, Giacomo Incarbona, optimistis wilayah Sisilia bagian barat akan semakin dikenal wisatawan internasional setelah kemunculan Favignana dalam film tersebut.

“Kami yakin seluruh wilayah Sisilia barat akan menjadi makin menarik bagi wisatawan, khususnya dari Amerika Serikat, berkat efek film The Odyssey,” katanya.

Dampak ekonomi sebenarnya sudah mulai dirasakan sejak proses produksi berlangsung. Tim produksi diketahui berada di Favignana selama beberapa bulan sejak akhir 2024 hingga musim semi 2025. Selama periode itu, sekitar 500 warga lokal terlibat sebagai figuran maupun tenaga pendukung produksi.

Keterlibatan masyarakat setempat tidak hanya memberikan tambahan pendapatan, tetapi juga menumbuhkan kebanggaan karena pulau mereka menjadi bagian dari salah satu film terbesar tahun ini.

Fenomena yang dialami Favignana bukan hal baru dalam industri pariwisata global. Sejumlah destinasi wisata dunia mengalami peningkatan kunjungan setelah muncul dalam film atau serial televisi populer.

Badan Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO) memperkirakan lokasi yang tampil dalam film terkenal dapat meningkatkan jumlah wisatawan antara 25% hingga 40%. Tren tersebut menunjukkan bahwa industri perfilman kini memiliki peran besar dalam membentuk minat perjalanan wisata.

Bahkan, lembaga riset Future Market Insights memproyeksikan nilai industri wisata berbasis film akan mencapai US$157,5 miliar pada 2036. Angka tersebut menegaskan bahwa film tourism telah berkembang menjadi sektor ekonomi yang menjanjikan bagi banyak daerah.

Bagi Favignana, momentum ini menjadi kesempatan langka untuk memperluas daya tariknya di mata dunia. Selama ini pulau tersebut lebih dikenal karena keindahan pantai, perairan jernih, serta wisata bawah laut yang memikat.

Kini, dengan status barunya sebagai lokasi syuting The Odyssey, Favignana memiliki identitas tambahan sebagai destinasi wisata film yang berpotensi menarik ribuan penggemar Christopher Nolan dan pencinta kisah-kisah Yunani kuno dari berbagai negara.

Jika strategi promosi berjalan sesuai rencana, pulau kecil di Sisilia itu berpeluang mengikuti jejak sejumlah destinasi dunia yang sukses mengubah popularitas layar lebar menjadi mesin pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|