Presiden Rusia Vladimir Putin mendengarkan keterangan soal serangan Ukraina di wilayah Kursk di kantornya di Moskow, Rusia, Kamis, 8 Agustus 2024.
REPUBLIKA.CO.ID,ST. PETERSBURG – Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa Moskow siap melakukan "segala upaya dalam kewenangannya" untuk memastikan terciptanya perdamaian di Timur Tengah. Pernyataan tersebut disampaikan Putin saat menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Aragchi, di St. Petersburg pada Senin waktu setempat.
Melansir kantor berita Rusia, TASS, Putin menekankan bahwa Rusia akan bertindak demi kepentingan Iran dan kawasan secara lebih luas. Ia pun menyampaikan harapannya agar perdamaian dapat segera tercapai "sesegera mungkin."
Dalam laporan Al Mayadeen, Putin turut memberikan pujian kepada rakyat Iran yang disebutnya tengah "berjuang dengan berani dan heroik demi kedaulatan mereka." Ia juga menyuarakan harapan agar bangsa Iran mampu melewati "masa-masa sulit" yang penuh ujian saat ini.
Putin mengonfirmasi bahwa dirinya telah menerima pesan khusus dari kepemimpinan tertinggi Iran. Ia meminta Aragchi untuk menyampaikan rasa terima kasih dan salam hangatnya kembali kepada Teheran.
Menurut kantor berita Iran, Tasnim, Putin menegaskan komitmen Moskow untuk mempertahankan serta mengembangkan hubungan strategis dengan Iran. Ia menyatakan bahwa kerja sama ini akan terus diperkuat meskipun ketegangan regional masih menyelimuti kawasan tersebut. Upaya Rusia, tambah Putin, tidak hanya ditujukan bagi kepentingan Iran, tetapi juga bagi stabilitas seluruh negara di kawasan.
Di sisi lain, Menlu Araqchi mengaku "sangat senang" dapat bertemu dengan Putin dan menyampaikan salam dari para pemimpin Iran, termasuk Presiden Masoud Pezeshkian. Ia mendeskripsikan hubungan antara Teheran dan Moskow sebagai "kemitraan strategis tingkat tertinggi" yang akan tetap kokoh dalam situasi apa pun.
Araqchi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Rusia selama masa perang, seraya menegaskan bahwa Iran akan terus melawan tekanan Amerika Serikat (AS) demi membela kepentingan nasionalnya.

6 hours ago
2















































