Sprint Terbanyak Maroko Jadi Ancaman bagi Kecepatan Prancis

2 hours ago 3

Jumali

Jumali Kamis, 09 Juli 2026 21:27 WIB

Sprint Terbanyak Maroko Jadi Ancaman bagi Kecepatan Prancis

Prancis vs Maroko/Instagram: equipedumaroc

Harianjogja.com, JOGJA— Laga pembuka perempat final Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Maroko di Stadion Boston, Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB, diprediksi bakal berlangsung sengit dan berbeda dari pertemuan mereka di semifinal Piala Dunia 2022 silam.

Bagi masyarakat awam yang mungkin hanya sekadar penggemar sepak bola, duel ini menarik karena mempertemukan peringkat satu dan enam dunia, sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi Maroko yang ingin membalas kekalahan empat tahun lalu dan menorehkan sejarah baru bagi sepak bola Afrika.

Yang membuat laga ini kian seru adalah fakta bahwa Prancis menjadi tim dengan rekor kemenangan sempurna di turnamen ini, sementara Maroko menyimpan catatan sprint terbanyak yang bisa menyulitkan permainan cepat Les Bleus.

Jika melihat catatan statistik yang dirangkum The Guardian, Prancis dan Maroko sama-sama memiliki keunggulan di sisi serang.

Prancis mengandalkan kecepatan para pemainnya seperti Kylian Mbappe, Desire Doue, Ousmane Dembele, Michael Olise, dan Bradley Barcola yang punya kontribusi tinggi dalam menggedor pertahanan lawan. Lima pemain itu punya catatan menggiring bola, minimal lima meter, yang berakhir dengan tembakan atau peluang cukup merata. Hanya Barcola yang tertinggal satu penciptaan peluang dibanding empat rekan satu timnya.

Total Prancis telah melepaskan 33 tembakan yang berawal dari dribel dalam lima pertandingan terdahulu. Ini merupakan yang terbanyak dibanding negara-negara perempat finalis Piala Dunia 2026. Kecepatan pemain-pemain Prancis dalam menggiring bola bakal mendapat tantangan dari kubu Maroko yang gemar berlari sprint.

Maroko punya jumlah sprint terbanyak di antara delapan tim tersisa di Piala Dunia 2026. Total rata-rata jumlah sprint dibagi jarak yang ditempuh pemain Maroko adalah 0,75 per kilometer. Ini menunjukkan pemain-pemain Maroko paling sering berlari.

Beda peringkat

Prancis dan Maroko bukan lagi laga antara tim unggulan dan non-unggulan atau kuda hitam. Kedua kesebelasan berada dalam level yang sama, papan atas ranking FIFA. Tim Ayam Jantan ada di peringkat satu, sementara Tim Singa Atlas menghuni peringkat keenam. Duel dua negara di Stadion Boston kemungkinan bakal menghadirkan pertandingan dengan intensitas tinggi. Anak asuh Didier Deschamps dan Mohamed Ouahbi sama-sama punya kekuatan pada lini serang mereka.

Pertandingan ini akan menjadi laga ulangan semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar saat Prancis mampu mengubur Maroko untuk bisa melangkah ke final lewat kemenangan 2-0. Gol dari Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani memastikan satu tiket di final milik Prancis kendati menelan kekalahan dramatis dari Argentina.

Sebaliknya, catatan positif juga diraih Maroko yang pada akhirnya menempati peringkat keempat sekaligus menjadi capaian terbaik tim asal Afrika di Piala Dunia. Meski sulit, bukan hal mustahil bagi pasukan Singa Atlas bisa membalaskan dendamnya di Piala Dunia 2022 lalu. Dengan komposisi pemain yang lebih segar, Maroko tetap memiliki peluang untuk membuat kejutan dan setidaknya mengulangi pencapaian yang sama di Qatar dengan melaju ke semifinal.

Timnas Prancis menjadi salah satu tim yang memegang rekor kemenangan 100 persen di Piala Dunia 2026. Bukan hanya itu, Les Bleus juga menjadi tim paling produktif sekaligus dengan pertahanan terkuat usai mencetak 14 gol dan hanya dua kali kebobolan. Pertandingan ini diprediksi berjalan sengit dengan kedua tim sama-sama dihuni para pemain kelas dunia.

Prancis masih akan mengandalkan kuartet penyerang andalannya yaitu Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise. Di sisi lain, Maroko memiliki pemain-pemain andalan mereka sendiri seperti Achraf Hakimi, Brahim Diaz, hingga Noussair Mazraoui.

Pelatih Timnas Maroko Mohamed Ouahbi memahami ambisi tim asuhannya untuk membalas kekalahan empat tahun lalu di Qatar. Namun, ia menegaskan jika kondisi kedua tim saat ini tak lagi sama. Artinya, peluang akan sama-sama terbuka. "Setiap pertandingan berbeda, memiliki konteksnya sendiri, sejarahnya sendiri, dan tidak akan sama seperti tahun 2022," kata Ouahbi.

"Yang penting adalah sekarang kita memiliki tim yang berbeda. Kita akan menghadapi tim Prancis yang berbeda dari empat tahun lalu. Kedua tim bahkan lebih baik dan itu normal karena kita adalah dua federasi, dua negara yang bekerja sama dengan sangat baik," ucapnya dikutip dari Reuters.

Meski timnya tak diunggulkan, Ouahbi percaya bahwa tim besutannya akan mampu meraih kemenangan melawan Prancis. "Prancis mungkin favorit, tetapi kami akan melakukan segala yang mungkin untuk menang," tegasnya.

Namun, Prancis yang memiliki statistik paling gemilang di Piala Dunia 2026 tentu masih akan difavoritkan menang pada laga nanti. Secara historis, dari enam pertemuan yang tercatat, Prancis menang empat kali, Maroko sekali, dan satu laga berakhir imbang. Rekor pertemuan terakhir mereka di Piala Dunia 2022 pun masih dipegang Prancis dengan skor 2-0. Meskipun demikian, optimisme tinggi menyelimuti kubu Maroko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|