Sinyal Bahaya di Jerez! Bos Ducati Bocorkan Kondisi Asli Marc Marquez

4 hours ago 1

Sinyal Bahaya di Jerez! Bos Ducati Bocorkan Kondisi Asli Marc Marquez Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (15/8 - 2025). (MotoGP)

Harianjogja.com, JOGJA—Spekulasi soal kondisi fisik Marc Márquez akhirnya ditepis langsung oleh manajemen Ducati. General Manager Ducati, Gigi Dall'Igna, menegaskan bahwa sang pebalap berada dalam kondisi kompetitif dan hanya membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaik.

Bagi penggemar MotoGP, kabar ini menjadi sinyal penting bahwa persaingan papan atas berpotensi semakin sengit dalam beberapa seri ke depan. Pasalnya, Marquez diprediksi segera kembali menjadi penantang utama dalam perebutan gelar.

Memasuki seri ketiga musim 2026, Marquez telah mengumpulkan 45 poin dan berada di posisi kelima klasemen sementara. Meski belum menembus podium utama dalam balapan utama, ia sudah menunjukkan progres lewat dua podium sprint race, termasuk kemenangan di Brasil.

Situasi ini sempat memunculkan keraguan dari sejumlah pihak, termasuk mantan pebalap Andrea Dovizioso yang menilai cedera Marquez mungkin masih berpengaruh. Namun, Ducati melihat kondisi tersebut sebagai bagian dari proses adaptasi pascacedera.

“Menurut saya, keduanya (Marquez dan Francesco Bagnaia) dalam kondisi sangat baik. Pecco terlihat tenang dan jernih,” ujar Dall’Igna dikutip dari Motosan, Minggu (19/4/2026). 

Ducati menilai absennya Marquez di beberapa balapan musim lalu memang berdampak pada ritme balapnya, tetapi bukan berarti performanya menurun secara permanen. Adaptasi fisik dan konsistensi balapan menjadi fokus utama saat ini.

Optimisme terbesar kini mengarah ke seri kandang Marquez di MotoGP Spanyol yang digelar di Sirkuit Jerez pada 24–26 April 2026.

“Sejujurnya saya melihat dia akan tampil baik, dan saya pikir dia akan berada dalam kondisi 100 persen di Jerez,” kata Dall’Igna.

Bagi para penggemar, Jerez berpotensi menjadi titik balik penting musim ini. Jika Marquez benar-benar kembali ke performa puncak, peta persaingan klasemen bisa berubah drastis.

Selain faktor teknis, balapan di kandang sendiri juga menjadi motivasi tambahan bagi Marquez. Dukungan publik Spanyol diprediksi akan menjadi energi ekstra bagi pebalap bernomor 93 tersebut untuk bangkit.

Kini, perhatian tertuju pada akhir pekan balapan di Jerez—apakah benar menjadi momentum kebangkitan Marquez bersama Ducati. Jika prediksi ini terbukti, maka persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 akan semakin terbuka dan sulit diprediksi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|