SGRO Diborong Rp4,7 T, Ini 10 Saham Net Buy Asing Terbesar

10 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net foreign buy) di pasar saham Indonesia selama periode 2-6 Maret 2026. Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), total pembelian bersih asing mencapai sekitar Rp2,23 triliun.

Akan tetapi perlu dicatat bahwa sebagian besar net buy asing tersebut dilakukan di pasar negosiasi. 

Saham Prime Agri Resources (SGRO) menjadi incaran utama investor asing dengan nilai akumulasi mencapai sekitar Rp4,73 triliun sepanjang pekan tersebut.

Nilai tersebut merupakan transaksi yang terjadi di pasar negosiasi, seiring dengan aksi pengendali SGRO menambah tebal kepemilikan menjadi 98,7% dari 65,72%. Hal ini seiring dengan ketentuan tender offer wajib setelah AGPA Pte. Ltd mengakusisi SGRO dari Putera Sampoerna.

Di posisi berikutnya, saham Bukit Asam (PTBA) mencatatkan net foreign buy sekitar Rp308,5 miliar, disusul Indo Tambangraya Megah (ITMG) sebesar Rp263,5 miliar.

Asing juga terlihat mengakumulasi saham PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (NSSS) sekitar Rp211,2 miliar.

Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar sepanjang pekan lalu: 

  1. PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) - Rp4,73 triliun
  2. PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) - Rp308,5 miliar
  3. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) - Rp263,5 miliar
  4. PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (NSSS) - Rp211,2 miliar
  5. PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) - Rp196,4 miliar
  6. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Rp177,2 miliar
  7. PT Astra International Tbk (ASII) - Rp167,4 miliar
  8. PT United Tractors Tbk (UNTR) - Rp165,2 miliar
  9. PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp161,5 miliar
  10. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Rp98,1 miliar

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan lalu dengan penurunan -7,89% ke level 7.585,69. Kapitalisasi pasar pun ikut merosot 7,85% menjadi Rp 13.627 triliun. 

Koreksi IHSG yang terbilang dalam tersebut juga diikuti dengan nilai transaksi yang anjlok. Rata-rata nilai transaksi harian sepanjang pekan lalu turun 16,64% menjadi Rp 24,97 triliun. 

Sebanyak 696 emiten turun lebih dari 2% dan 59 emiten mengalami koreksi harga di bawah 2%. Tercatat hanya 83 emiten yang parkir di zona hijau. 

Dua saham Bakrie, Bumi Resources (BUMI) dan Energi Mega Persada (ENRG) menjadi saham yang paling banyak ditransaksikan dengan nilai masing-masing Rp 6,19 triliun dan Rp 6 triliun. 

(mkh/mkh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|