Sesar Aktif Potong Lapisan Tanah Termuda Terungkap, Lintasi Jawa Barat

20 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Pusat Survei Geologi (PSG) dari Kementerian ESDM menemukan adanya zona patahan aktif yang melintasi wilayah Jawa Barat. Patahan ini dianggap krusial karena jalurnya melewati area infrastruktur penting, seperti jalan tol.

Temuan tersebut merupakan hasil dari kegiatan pemetaan yang dilakukan di Kabupaten Majalengka, Sumedang, dan Subang. Tujuan utama dari survei ini adalah untuk memetakan serta memantau potensi risiko bencana tektonik di daerah-daerah tersebut.

Untuk memastikan akurasi data, Kepala PSG Edy Slameto meninjau langsung tim peneliti di lapangan pada Oktober 2025 lalu. Kegiatan tersebut difokuskan untuk memantau kondisi geologi secara langsung serta memastikan seluruh proses survei berjalan lancar.

Edy menjelaskan bahwa pemantauan ini sangat krusial untuk menjamin keakuratan data pemetaan di lapangan.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan survei, sekaligus memantau kondisi geologi di lapangan yang berkaitan dengan potensi patahan aktif di wilayah tersebut," tuturnya, dikutip Sabtu (2/5/2026).

Kunjungan lapangan tersebut menyasar lokasi pertama di ruas Jalan Tol Cisumdawu Kilometer 177, Dusun Bojongtotor, Desa Sirnamulya, Kecamatan Sumedang Utara. Lokasi ini merupakan area gerakan tanah yang terjadi pada akhir Mei 2025 dengan amblasan tanah yang cukup intensif akibat faktor cuaca.

Edy memaparkan struktur tanah di sekitar jalan tol tersebut memiliki kompleksitas yang memerlukan pengawasan ekstra.

"Hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa pergerakan tanah di wilayah ini berpotensi dipengaruhi oleh kondisi litologi dan struktur geologi yang kompleks, sehingga memerlukan pemantauan lanjutan untuk mitigasi risiko di sekitar infrastruktur strategis seperti jalan tol," katanya.

Lokasi kedua yang dikunjungi terletak di Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, di mana tim menemukan singkapan batuan yang menunjukkan keberadaan zona patahan aktif Cileunyi - Tanjung Sari. Tim survei langsung melakukan dokumentasi dan pengukuran orientasi bidang patahan untuk mengetahui arah serta karakteristik deformasi batuan yang terjadi.

Selanjutnya, kunjungan pada hari tersebut berlanjut ke lokasi ketiga di Desa Cibuluh, Kecamatan Ujung Jaya, Kabupaten Sumedang. Di area ini ditemukan singkapan batuan dengan lapisan yang telah terpatahkan, menandakan adanya aktivitas tektonik yang masih berlangsung hingga saat ini.

Edy menegaskan zona sesar di wilayah tersebut masih sangat aktif karena terlihat memotong lapisan tanah yang paling muda.

"Bagian sesar yang memotong hingga lapisan termuda di permukaan menunjukkan bahwa zona sesar di wilayah ini masih aktif dan memiliki potensi untuk menimbulkan deformasi di masa mendatang," tegasnya.

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|