Satgas Yonif 511/DY Evakuasi Dua Korban Serangan KKB di Tolikara

1 hour ago 3

Newswire

Newswire Selasa, 04 Agustus 2026 09:37 WIB

Satgas Yonif 511/DY Evakuasi Dua Korban Serangan KKB di Tolikara

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua/Ist

Harianjogja.com, WAMENA— Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 511/DY berhasil mengevakuasi dua orang yang selamat dari serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di sekitar jalan Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Dalam operasi yang sama, petugas juga mengevakuasi satu korban meninggal dunia.

Sebelumnya, penyerangan yang terjadi pada Minggu (2/8/2026) malam itu dilaporkan menyebabkan empat orang meninggal dunia, yakni Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Barengga, dan Alfons.

Komandan Satgas Pamtas Yonif 511/DY, Letnan Kolonel Infanteri Amar Supratman, mengatakan proses penyelamatan dilakukan bersama sejumlah unsur aparat keamanan lainnya.

Tim gabungan terdiri atas Satgas Yonif 136/TS, Satgas Operasi Damai Cartenz, Koramil Illu, dan Polsek Illu yang melaksanakan pengawalan ketat selama operasi evakuasi.

"Kami melakukan evakuasi terhadap tiga korban, di mana satu orang di antaranya meninggal dunia dan dua orang selamat. Ketiganya setelah dievakuasi langsung diserahkan kepada Polsek Illu dan Pemerintah Kabupaten Tolikara. Dalam evakuasi korban dilakukan dua kali di titik yang berbeda dengan jarak sekitar 400 meter," katanya.

Dua Tim Diterjunkan ke Lokasi

Amar menjelaskan operasi evakuasi dilaksanakan pada Senin (3/8/2026) dengan mengerahkan dua tim yang dipimpin Letnan Dua Infanteri Arif Reskianto.

Kedua tim bergerak menuju lokasi bersama aparat keamanan lainnya setelah terlebih dahulu dilakukan identifikasi sasaran melalui komunikasi antara Komandan Satgas Yonif 511/DY dengan korban yang berhasil selamat.

Menurut Amar, sekitar pukul 01.26 WIT, tim tiba di lokasi dan berhasil menemukan tiga pekerja.

Satu korban yang ditemukan meninggal dunia adalah Alfons Defonsius Reyaan (53).

Sementara dua korban yang berhasil diselamatkan masing-masing Joel Jeriko Marathon Diora Naibaho (36) dan Supredo Ulipili (56).

"Kemudian jenazah dan korban selamat diserahkan kepada personel Polsek Illu dan tim evakuasi Pemerintah Kabupaten Tolikara. Kegiatan evakuasi berjalan dengan aman dan lancar," katanya.

Pekerja Proyek Jalan

Amar menambahkan penyerangan terhadap warga sipil di Distrik Kanggime dilakukan oleh KKB pimpinan Serius Wanimbo yang juga dikenal dengan sejumlah nama alias, yaitu Joni Wanimbo, Botak Wanimbo, Rambo Botak, Rambo Tolikara, dan Mayuwara Jinggagok, bersama kelompok Tetanus Enumbi.

Kelompok tersebut menyerang karyawan PT Sultan Harauli Jaya (SHJ) yang sedang mengerjakan proyek pembangunan jalan milik Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wamena Unit Pelaksana Teknis di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.

Operasi evakuasi dilakukan untuk menyelamatkan korban yang masih bertahan setelah penyerangan serta mengevakuasi korban meninggal dari lokasi kejadian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|