REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bobotoh suporter Persib Bandung bakal merayakan tim kebanggaan mereka juara BRI Super League akhir pekan ini, Sabtu (23/5/2026) dan Ahad (24/5/2026). Mereka bakal memenuhi jalanan Kota Bandung khususnya pada rute pawai kemenangan Persib Bandung.
Seperti diketahui, Persib Bandung selangkah lagi menjadi juara BRI Super League. Mereka hanya membutuhkan satu poin saat melawan Persijap di kandang Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026).
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan telah berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung untuk menyiapkan skenario pengamanan pawai kemenangan Persib Bandung. Ia menyebut petugas akan memperhatikan wilayah-wilayah yang rawan saat pawai berlangsung.
"Kita kan ada dua skenario ya, skenario terbaik dan skenario terburuk. Kalau untuk skenario terbaik, hari ini akan dibahas secara total. Sedangkan untuk skenario terburuk adalah sisi-sisi pengamanan di daerah sisi-sisi yang memang misalnya rawan," ucap dia ditemui di SDN Cicendo, Kota Bandung, Jumat (22/5/2026).
Ia melanjutkan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Asia Afrika yang akan digunakan untuk pawai hanya boleh diakses oleh pemain Persib Bandung dan keluarga. Sebab dibatasi hanya 60 orang yang boleh menaiki JPO tersebut.
"(Kapasitas) JPO sangat terbatas. Maksimum 60 orang, nggak boleh lebih," kata dia.
Farhan menambahkan pihaknya telah mengimbau tiap kecamatan menggelar nonton bareng (nobar) Persib melawan Persijap, Sabtu (23/5/2026). Di Balai Kota Bandung sendiri tidak dilaksanakan nobar dipusatkan di halaman Polrestabes Bandung.
"Di semua kecamatan, 30 kecamatan pasti ada nobar," kata dia.
Pihaknya juga mengantisipasi kegiatan yang dilaksanakan bobotoh setelah nobar Persib Bandung. Pengamanan ketat bakal dilakukan di seluruh batas Bandung dan Flyover Pasopati atau Mochtar Kusumaatmadja. Ia memperkirakan pawai kemenangan Persib dapat berlangsung hingga tanggal 25 Mei mendatang.

3 weeks ago
35

















































