Antrean pengendara melintasi jalur mudik Nagreg di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). Satlantas Polresta Bandung mencatat pada H-3 Lebaran Idul Fitri 2026 sebanyak 110.362 kendaraan telah melintasi jalur nagreg menuju Garut, Tasikmalaya dan Jawa Tengah dan diprediksi terus mengalami peningkatan melampaui puncak arus mudik tahun lalu yang mencapai total 115.000 kendaraan.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mengungkapkan puncak arus mudik di jalur Nagreg berlangsung hari ini atau H-2 Lebaran 1447 Hijriyah, Kamis (19/3/2026). Hingga pukul 14.00 WIB, 98 ribu kendaraan roda dua dan roda empat melintasi Nagreg.
Humas Dishub Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo mengatakan prediksi puncak arus mudik pada H-2 di jalur Nagreg sesuai dengan prediksi Kementerian Perhubungan dan kepolisian. Tercatat 98 ribu kendaraan roda dua dan roda empat melintasi jalur Nagreg.
“Ini terbukti dari hasil traffic counting yang kami lakukan di Nagreg ini, bahwa memang hari ini sudah sebanyak 98 ribu kendaraan melintas Nagreg sampai dengan pukul 14.00 WIB,” ucap dia, Kamis (19/3/2026).
Eric menyebut jumlah tersebut lebih besar dibandingkan Rabu (18/3/2026). Hingga pukul 14.00 WIB, kendaraan yang melintas hanya sebesar 71 ribu, sedangkan saat ini sudah mencapai 98 ribu. “Ini sebuah peningkatan yang sangat signifikan dan saya meyakini bahwa hari ini akan melebihi jumlah kendaraan total 24 jam pada hari kemarin, dengan rata-rata per jam hari ini sebanyak 7.000 kendaraan melintas Nagreg,” kata dia.
Ia meyakini setelah 24 jam akan diketahui puncak arus mudik terjadi hari ini. Eric menyebut dominasi kendaraan masih dipenuhi kendaraan roda dua yang mencapai 69 persen. “Jadi pemerintah sudah menggalakkan sebanyak-banyaknya program mudik gratis, namun memang masyarakat masih menginginkan mudik menggunakan sepeda motor,” kata dia.
Eric menambahkan tren arus mudik di jalur Nagreg mengalami kepadatan setelah sahur hingga pukul 08.00 WIB dan cenderung menurun. Selanjutnya, pada pukul 14.00 WIB arus kembali meningkat hingga waktu berbuka puasa.
“Memang kendaraan yang melintas Nagreg cukup padat. Ini biasanya masyarakat yang mulai bergerak dari Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bogor. Mereka sudah mulai bergerak setelah berbuka puasa dan sampai di Nagreg sekitar pukul 00.00 hingga 02.00 WIB,” ungkap Eric.

1 hour ago
2
















































