Doa Akhir Ramadhan

1 hour ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan, umat Islam dianjurkan membaca doa sebagai penutup rangkaian ibadah yang telah dijalani selama sebulan penuh. Salah satu amalan yang banyak diamalkan adalah membaca doa akhir Ramadhan setelah waktu Ashar.

Doa ini merupakan ijazah dari ulama kharismatik, KH Achmad Chalwani Nawawi, yang dikenal luas dalam tradisi keilmuan pesantren. Doa tersebut dipanjatkan sebagai harapan agar seluruh amal ibadah selama Ramadhan diterima, diampuni dosa-dosa, serta diteguhkan cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.

Berikut doa akhir Ramadhan yang dibaca setelah Ashar:

اَللّهُمَّ اخْتِمْ رَمَضَانَ لَنَاوَلَكُمْ بِالْقَبُوْلِ # وَاجْعَلْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ وَسِيْلَةً لِلطُّهُوْرِ# وَاجْعَلْ قِيَامَنَا وَقِيَامَكُمْ تَكْفِيْرًا لِلذُّنُوْبِ طُوْلَ الدُّ هُوْرِ # اَللّهُمَّ ثَبِّتْ حُبَّنَا وَحُبَّكُمْ ِلِله الْعَزِيْزِ الْغَفُوْرِ # وَثَبِّتْ وَعَطِّرْ حُبَّنَا وَحُبَّكُمْ لِسَيٍّدِنَا وَحَبِيْبِنَا وَشَفٍيْعِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَهْلِ بَيْتِهِ اَهْلِ الصِّدْقِ وَالطُّهُوْرِ # اَللّهُمَّ اجْعَلْنَا وَاٍيَّا كُمْ مِنَ الْعَا ئِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَكُلَّ عَامِ وَاَنْتُمْ بِخَيْرٍ

Allahumma khtim ramadhana lana walakum bilqabuli # Waj'al shiyamana washiyamakum wasilatan litthuhuri # Waj'al qiyamana waqiyamakum takfiran liddzunubi thulad duhuri # Allahumma tsabbits hubbana wahubbakum lillahil azizil ghafur# wastabbits wa'atthir hubbana wahubbakum lisayyidina wahabibina wasyafi'ina Muhammadin wa'ala ahli baitihi ahlis shidqi watthuhuri # allahummaj'alna waiyyakum minal 'aidin wal faizin wakulla 'ami wa antum bikhairin

Artinya: "Ya Allah, akhiri Ramadhan bagi kami dan bagi kalian dengan diterima. Dan jadikan puasa kami dan puasa kalian sebagai sarana penyucian. Dan jadikan shalat malam kami dan shalat malam kalian sebagai penebusan dosa sepanjang masa. Ya Allah, kuatkanlah cinta kami dan cinta kalian kepada Allah Yang Maha Kuasa, Yang Maha Pengampun. Dan kuatkan dan harumkanlah cinta kami dan cinta kalian kepada junjungan kami, kekasih kami, dan pemberi syafaat kami, Muhammad, dan kepada keluarganya, orang-orang yang benar dan suci. Ya Allah, jadikanlah kami dan kalian termasuk orang-orang yang kembali dan meraih kemenangan, dan semoga kalian selalu sehat setiap tahunnya."

Doa tersebut sarat makna. Selain memohon agar Ramadhan ditutup dengan penerimaan (maqbul), juga mengandung harapan agar puasa menjadi sarana penyucian diri, serta ibadah malam menjadi penghapus dosa sepanjang masa.

Tak hanya itu, doa ini juga menekankan pentingnya meneguhkan cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, sekaligus memohon agar termasuk golongan orang-orang yang kembali suci (‘aidin) dan meraih kemenangan (faizin) saat Idul Fitri.

Di berbagai pesantren dan majelis taklim, amalan doa ini biasanya dibaca secara berjamaah pada sore hari terakhir Ramadhan. Tradisi ini menjadi bagian dari ikhtiar spiritual untuk menutup bulan penuh berkah dengan penuh harap dan kerendahan hati.

Dengan memperbanyak doa di penghujung Ramadhan ini, umat Islam diingatkan bahwa yang terpenting bukan hanya banyaknya ibadah, tetapi bagaimana ibadah tersebut diterima oleh Allah SWT dan membawa perubahan dalam kehidupan sehari-hari.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|