REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional dan jalan tol serta menyiagakan layanan lapangan selama 24 jam guna menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat pada arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Sekretaris Jenderal Kementerian PU Wida Nurfaida menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan arus mudik berlangsung lancar. Saat ini, panjang jalan nasional mencapai 47.603 kilometer dengan tingkat kemantapan sekitar 93 persen.
"Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kementerian PU memastikan seluruh jalan nasional dalam kondisi mantap," kata Wida dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Kementerian PU juga menyiapkan sistem siaga penuh di lapangan melalui posko dan tim tanggap darurat yang beroperasi selama 24 jam. Sebanyak 1.461 unit Disaster Relief Unit (DRU) disiagakan lengkap dengan peralatan dan personel untuk penanganan darurat infrastruktur.
"Kami juga menyediakan posko dan tim tanggap darurat yang siaga 24 jam. Tim ini bertugas mengidentifikasi lokasi rawan longsor, banjir, maupun titik kemacetan, sekaligus memastikan respons cepat jika terjadi gangguan di lapangan," ujar Wida.
Untuk menjaga kualitas layanan jalan, Kementerian PU telah melakukan berbagai pekerjaan preservasi sejak awal tahun, meliputi pelapisan ulang perkerasan, penambalan lubang, perbaikan jembatan, serta normalisasi drainase. Hingga saat ini, lebih dari 102 ribu titik lubang pada jaringan jalan nasional telah ditangani, dan penanganan akan terus dilakukan secara cepat apabila muncul kerusakan baru selama periode mudik.
Pekerjaan Konstruksi Dihentikan Sementara
Guna menjaga kapasitas jalan tetap optimal, Kementerian PU memastikan bahwa pekerjaan konstruksi pada badan jalan dihentikan sementara sejak H-10 hingga H+10 Lebaran, yakni 11 Maret hingga 1 April 2026. Kebijakan ini dikecualikan untuk penanganan darurat seperti perbaikan kerusakan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
"Seluruh pekerjaan konstruksi pada badan jalan kami hentikan sementara agar tidak mengganggu kelancaran arus mudik," kata Wida.
Pada jaringan jalan tol, saat ini terdapat 76 ruas tol operasional sepanjang 3.115 kilometer yang dilengkapi 136 tempat istirahat dan 581 gerbang tol untuk melayani kebutuhan pemudik. Seluruh jembatan pada jaringan jalan nasional juga dipastikan dalam kondisi fungsional, dengan total 19.337 unit jembatan non-tol sepanjang sekitar 565 ribu meter.
sumber : Antara

2 hours ago
1
















































