Konsolidasi Nasional Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) yang diselenggarakan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada 30 Juni hingga 3 Juli 2026
REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON — Di tengah menguatnya tuntutan publik terhadap urgensi ruang aman di institusi pendidikan, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) mengambil langkah strategis.
Melalui Konsolidasi Nasional Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) yang diselenggarakan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada 30 Juni hingga 3 Juli 2026, dirumuskan cetak biru penguatan ekosistem akademik yang adil gender, inklusif, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan.
Agenda akbar yang mempertemukan ratusan akademisi, peneliti, kiai, dan nyai se-Indonesia ini tidak hanya menjadi wadah pertukaran akademis lewat International Conference, tetapi juga menjadi titik balik penguatan kebijakan makro keagamaan dalam merespons dinamika sosial nasional.
Konstruksi keadilan gender berbasis tradisi
Diskursus mengenai keadilan gender dalam Islam kerap dihadapkan pada benturan bias kultural.
Menjawab tantangan tersebut, forum ini menghadirkan perspektif komprehensif yang mengakar pada otoritas teks klasik sekaligus relevansi modern.
Akademisi asal Jerman, Katrin Bandel, PhD, mengawali dengan membedah faktor kultural dan kuasa institusional yang selama ini menjadi akar struktural langgengnya kekerasan seksual di institusi formal.

5 hours ago
3












































