Proyek Irigasi Serentak Dibuka, Ribuan Lokasi Butuh Pendamping

5 hours ago 1

Proyek Irigasi Serentak Dibuka, Ribuan Lokasi Butuh Pendamping Foto ilustrasi irigasi pertanian - foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT

Harianjogja.com, JAKARTA— Kementerian Pekerjaan Umum mulai menggulirkan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) tahun anggaran 2026 yang akan menyasar sekitar 12.000 lokasi di seluruh Indonesia. Seiring pelaksanaan tersebut, pemerintah juga membuka rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) untuk memperkuat pelaksanaan di lapangan.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan program berbasis padat karya ini menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan daya beli masyarakat,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Program P3TGAI tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur irigasi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional. Skema swakelola yang diterapkan membuat masyarakat terlibat langsung dalam proses pembangunan.

Melalui pendekatan ini, dana pembangunan dapat berputar di tingkat desa sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun.

Dalam pelaksanaannya, TPM memiliki peran strategis mendampingi kelompok petani seperti Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A (GP3A), hingga Induk P3A (IP3A). Pendampingan dilakukan mulai tahap perencanaan, pelaksanaan konstruksi sederhana, hingga pengelolaan administrasi.

Selain itu, TPM juga bertugas menjaga kualitas pekerjaan di lapangan serta membantu penyusunan laporan kegiatan agar berjalan efektif dan berkelanjutan.

Salah satu unit teknis, Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, telah membuka pendaftaran TPM secara daring sejak 2 hingga 5 April 2026.

Proses seleksi meliputi tahapan administrasi, tes tertulis, hingga wawancara. Hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan pada 17 April 2026.

Rekrutmen ini terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia, dengan prioritas bagi pelamar yang memiliki pengalaman di bidang pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan irigasi.

Melalui program ini, pemerintah tidak hanya membangun jaringan irigasi yang lebih andal, tetapi juga menciptakan peluang kerja baru serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mendukung sektor pertanian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|