Prabowo Sambut Dewan Bisnis Prancis-Indonesia untuk Tingkatkan Investasi

2 hours ago 4

Prabowo mendukung Dewan Bisnis Prancis-Indonesia yang baru.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS, – Presiden Prabowo Subianto menyambut pembentukan Dewan Bisnis Tingkat Tinggi Prancis-Indonesia sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi dan investasi antara kedua negara. Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam konferensi pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris pada Kamis.

Prabowo menekankan pentingnya dewan ini sebagai platform untuk mendorong kolaborasi lebih erat antara bisnis Indonesia dan Prancis serta membuka peluang investasi baru yang saling menguntungkan. "Kami ingin meningkatkan kerjasama ini, meningkatkan investasi di kedua negara," ujar Prabowo.

Prabowo juga menyoroti posisi Prancis sebagai pemimpin kunci di Eropa dengan peran strategis dalam hubungan dengan Asia Tenggara. Oleh karena itu, penguatan kemitraan ekonomi antara Indonesia dan Prancis dipandang memberikan manfaat signifikan bagi stabilitas dan pertumbuhan regional.

Selama pertemuan tersebut, kedua pemimpin juga membahas beberapa agenda strategis yang menjadi prioritas bersama, termasuk kerjasama pertahanan, pengembangan energi bersih, pendidikan, penelitian, serta pelaksanaan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA).

Presiden Prabowo menyatakan harapannya agar berbagai perjanjian dan inisiatif yang sedang dikembangkan akan semakin memperkuat hubungan kedua negara dan menghasilkan manfaat nyata bagi Indonesia dan Prancis.

Berdasarkan data pemerintah, total nilai perdagangan antara Indonesia dan Prancis sepanjang 2024 tercatat sebesar US$2,4 miliar, dengan tren pertumbuhan yang positif selama lima tahun terakhir. Namun, neraca perdagangan Indonesia dengan Prancis masih menunjukkan defisit signifikan sebesar US$532 juta pada 2024.

Prancis terus menunjukkan komitmennya sebagai salah satu mitra investasi strategis Indonesia. Antara 2021 hingga kuartal pertama 2026, investasi Prancis di Indonesia tercatat mencapai US$1,69 miliar, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 33,7 persen dan menyerap lebih dari 37.000 tenaga kerja lokal, menurut data dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|