Polisi Sebut Sembilan Remaja Papua Diculik Separatis Papua, Begini Respons Jubir OPM

2 hours ago 4

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kelompok bersenjata Papua Merdeka membantah telah menculik maupun menyandera terhadap sembilan warga sipil di Mimika, Papua Tengah.

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB - OPM) Sebby Sambom mengatakan tudingan Polri tersebut merupakan provokasi dan propaganda untuk penyebaran negatif kelompok prokemerdekaan tersebut. “Itu hanya propaganda yang dibikin militer Indonesia,” kata Sebby saat dihubungi Republika dari Jakarta, pada Kamis (20/8/2026).

Ia mengatakan, pasukan TPNPB-OPM yang tersebar di seluruh wilayah Papua, tak menargetkan warga biasa dalam perlawanan bersenjata dengan aparat bersenjata Indonesia. “Pasukan TPNPB tidak menargetkan warga sipil,” sambung dia.

Sebelumnya dikabarkan, aksi penyerangan yang dilakukan separatis bersenjata di sejumlah wilayah Bumi Cenderawasih masih masif terjadi. Di Mimika, kepolisian setempat melaporkan aksi separatisme kelompok bersenjata itu bukan cuma menyasar pasukan keamanan Tentara Nasional Indonesia (TNI) maupun Polri, tetapi juga terhadap warga sipil lokal maupun pendatang.

Bahkan Polres Mimika mengabarkan kelompok separatis itu mulai melakukan penculikan, dan penyanderaan terhadap sejumlah warga.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|