REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) meminta Persatuan Pemuda Jawa (Pendawa) Indonesia untuk terus berkontribusi dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah. Ajakan ini disampaikan langsung oleh Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Timur Tumanggor, dalam perayaan Harmoni Milad ke-27 Pendawa Indonesia di Kantor Gubernur Sumut, Ahad.
Menurut Timur, kontribusi organisasi kemasyarakatan (ormas) ini sangat penting untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM. Pemprov Sumut menilai pemberdayaan ekonomi di tingkat lokal merupakan motor utama untuk mempercepat pembangunan daerah.
Salah satu bentuk dukungan nyata yang diberikan adalah kemudahan pengurusan sertifikat halal gratis bagi pelaku UMKM lokal. Timur mengungkapkan bahwa Gubernur Sumatera Utara telah menyampaikan pesan melalui telepon untuk menyediakan 10.000 sertifikat halal secara gratis bagi para pelaku UMKM.
Berdasarkan data Dinas Koperasi, Usaha, Kecil, dan Menengah Provinsi Sumut 2025, Sumatera Utara memiliki sekitar 1,4 juta unit UMKM. Dari jumlah tersebut, 98,9 persen di antaranya merupakan pelaku usaha mikro dan kecil. Angka ini menunjukkan betapa besarnya potensi dan kebutuhan pembinaan bagi sektor UMKM di provinsi ini.
Peran Strategis Pendawa Indonesia
Timur Tumanggor menekankan bahwa usia 27 tahun merupakan perjalanan panjang bagi sebuah organisasi kemasyarakatan. Ia berharap Pendawa Indonesia dapat menjadi jembatan yang memperkuat komunikasi dan memperluas partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
"Selain itu, mempercepat lahirnya berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar," kata Timur. Ia menambahkan bahwa pembangunan Sumatera Utara membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk Pendawa Indonesia.
Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, ormas, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh lapisan masyarakat dinilai sangat dibutuhkan. "Kami berharap Pendawa Indonesia terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat pembinaan generasi muda, dan menghadirkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat," tutur Timur.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Pendawa Indonesia, Ruslan, menyampaikan bahwa ormas ini memiliki lembaga sayap yang fokus pada pemberdayaan ekonomi. "Khususnya bernama UMKM Pendawa Sumut yang dibentuk untuk membina, mendampingi, dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha kecil di wilayah Sumut," kata dia.
Ruslan juga mengingatkan seluruh anggota untuk terus menjaga kebersamaan, saling mengayomi, dan membangun kerja sama yang harmonis dengan berbagai pihak, seperti TNI, Polri, dan instansi pemerintahan. Pendawa Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai ormas yang fokus pada aksi sosial, pelestarian budaya, serta pemberdayaan ekonomi komunitas.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

4 hours ago
2
















































