Pelatih Malaysia Waspadai Indonesia di Grup H

3 hours ago 2

Jumali

Jumali Kamis, 28 Mei 2026 23:17 WIB

Harianjogja.com, JOGJA—Persaingan di Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 semakin menjadi sorotan setelah pelatih Timnas U-20 Malaysia, Nafuzi Zain, secara terbuka menilai bahwa grup tersebut merupakan salah satu yang paling kompetitif di kawasan Asia Tenggara, terutama dengan kehadiran Timnas Indonesia U-20.

Grup H sendiri dihuni oleh Indonesia, Australia sebagai juara bertahan, Malaysia, serta tuan rumah Laos, yang membuat persaingan diprediksi berlangsung ketat sejak laga pertama.

Drawing yang digelar di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (28/5/2026) itu langsung memunculkan banyak perhatian karena mempertemukan beberapa tim kuat dalam satu grup yang sama. Dalam kondisi tersebut, Nafuzi menilai tidak ada lawan yang bisa dianggap mudah, termasuk Indonesia yang menurutnya memiliki sejarah panjang dan konsisten tampil kompetitif di ajang kelompok usia Asia.

Ia secara khusus memberikan perhatian pada kekuatan Timnas Indonesia U-20 yang dinilai terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, Garuda Muda memiliki kualitas individu yang semakin meningkat berkat sistem pembinaan jangka panjang yang mulai menunjukkan hasil di level internasional.

Selain Indonesia, Nafuzi juga menyoroti status Laos sebagai tuan rumah yang berpotensi memberikan kejutan, serta Australia yang berstatus juara bertahan dan selalu menjadi salah satu kekuatan dominan di level U-20 Asia.

“Pertandingan-pertandingan seperti inilah yang perlu dilalui para pemain kami agar bisa berkembang,” ujar Nafuzi, dikutip dari Timesport Malaysia.

Ia menekankan bahwa Malaysia memandang fase grup ini sebagai ajang pembentukan mental dan pengalaman bagi para pemain muda mereka.

Ia juga menegaskan bahwa timnya akan tetap menghormati semua lawan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menjaga peluang lolos ke putaran final Piala Asia U20 2027 di Tiongkok, mengingat format kualifikasi hanya memberi tiket kepada juara grup dan tujuh runner-up terbaik.

Kondisi ini membuat setiap pertandingan di Grup H memiliki tekanan tinggi, karena tidak hanya sekadar perebutan poin, tetapi juga penentuan nasib menuju fase berikutnya. Pertemuan Indonesia dan Malaysia pun diperkirakan akan menjadi salah satu laga paling disorot, mengingat rivalitas panjang kedua negara di level sepak bola Asia Tenggara.

Dengan komposisi grup yang diisi tim-tim kuat, Grup H kini layak disebut sebagai salah satu grup paling panas dalam kualifikasi, di mana setiap laga diprediksi berjalan ketat dan penuh tensi tinggi sejak menit awal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|