NATO Pecah! 2 Negara Kompak Kecam AS karena Serang Iran

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua pemimpin negara NATO, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney kompak menyampaikan kecaman terhadap Amerika Serikat (AS) atas serangan militernya di Timur Tengah. Sikap kritis itu datang dari dua pemimpin negara anggota NATO menyusul operasi militer AS bersama Israel di wilayah Iran.

Macron pada Selasa menegaskan bahwa keputusan AS dan Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran dilakukan "di luar hukum internasional" dan tidak dapat disetujui Prancis. "Amerika Serikat dan Israel memutuskan untuk melancarkan operasi militer, yang dilakukan di luar hukum internasional, yang tidak dapat kami setujui," ujar Macron, seperti dikutip AFP, Rabu (4/3/2026).

Meski demikian, Macron juga menyalahkan Teheran sebagai pihak utama yang bertanggung jawab atas situasi tersebut. Ia menyoroti program nuklir Iran yang dinilai berbahaya, dukungan terhadap proksi-proksi regional, serta tindakan represif terhadap warganya sendiri saat gelombang protes pada Januari lalu.

Nada serupa disampaikan Carney sehari kemudian. Berbicara di Sydney, ia menyerukan "deeskalasi cepat" konflik yang dipicu serangan AS-Israel terhadap Iran dan mendesak seluruh pihak menghormati aturan keterlibatan internasional.

"Kanada menyerukan deeskalasi permusuhan yang cepat dan siap membantu mencapai tujuan ini," kata Carney, menambahkan bahwa "Kanada menegaskan kembali bahwa hukum internasional mengikat semua pihak yang berperang."

Carney menyebut perang di Timur Tengah sebagai "contoh lain dari kegagalan tatanan internasional". Meski mendukung sasaran serangan AS-Israel dengan alasan Iran gagal membongkar program nuklirnya dan menghentikan dukungan terhadap kelompok militan, Carney menyatakan penyesalan atas gagalnya upaya internasional.

Namun, ia juga mengkritik proses pengambilan keputusan Washington dan Tel Aviv. "Amerika Serikat dan Israel telah bertindak tanpa melibatkan PBB atau berkonsultasi dengan sekutu, termasuk Kanada," ujarnya.

Eskalasi konflik regional meningkat setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Republik Islam, Ayatollah Ali Khamenei. Teheran kemudian membalas dengan serangan ke berbagai target strategis di kawasan, termasuk pangkalan militer dan infrastruktur vital seperti pusat data serta fasilitas minyak dan gas.

Dampak konflik turut mengguncang pasar global. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran memicu lonjakan harga minyak dan tekanan di pasar keuangan dunia, dengan bursa saham AS, Eropa, dan Asia kompak melemah seiring meningkatnya kekhawatiran gangguan pasokan energi global.

Trump Ancam Spanyol & Kecam Inggris

Presiden Donald Trump mengancam akan memutuskan semua perdagangan dengan Spanyol setelah negara itu menolak mengizinkan pesawat AS menggunakan pangkalan mereka untuk menyerang Iran. Ia juga mengecam Inggris karena tidak lebih kooperatif.

Pemerintah sayap kiri Spanyol yang dipimpin oleh PM Pedro Sanchez, mengatakan bahwa pangkalan yang telah lama digunakan oleh pasukan AS hanya dapat diizinkan untuk kegiatan yang sesuai dengan Piagam PBB. Sanchez terkenal sebagai salah satu pemimpin Eropa yang paling menentang Trump.

(tfa/șef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|