Menkop: Minat Gen Z pada Koperasi Meningkat, Kreator Konten Bergabung

6 hours ago 3

 Minat Gen Z pada Koperasi Meningkat, Kreator Konten Bergabung

Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Harianjogja.com, MEDAN— Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan minat generasi muda terhadap koperasi terus menunjukkan tren positif. Hal itu ditandai dengan semakin banyaknya koperasi yang diprakarsai anak muda, mulai dari koperasi konten kreator, animator, hingga petani milenial.

Menurut Ferry, perkembangan tersebut mencerminkan meningkatnya literasi generasi muda terhadap model usaha berbasis koperasi. Kementerian Koperasi (Kemenkop) pun menyatakan siap memberikan pendampingan agar koperasi-koperasi baru tersebut berkembang secara berkelanjutan.

Koperasi Kreatif Mulai Bermunculan

Saat memberikan kuliah umum di Universitas HKBP Nommensen, Medan, Rabu, Ferry mengungkapkan Kemenkop telah menerima sejumlah pendaftaran koperasi yang dibentuk oleh kalangan muda.

"Saat ini kami menerima pendaftaran koperasi mulai dari koperasi konten kreator, animator dan lainnya, bahkan kalau di kampus HKBP Nommensen ini ada koperasi mahasiswa. Kami siap mendampingi agar tumbuh lebih besar," kata Ferry dikutip dari keterangan pers kementerian.

Ia menilai koperasi tetap relevan di tengah perkembangan zaman, termasuk bagi generasi Z maupun milenial yang banyak berkecimpung di sektor ekonomi kreatif.

Menurut Ferry, model koperasi dapat menjadi wadah kolaborasi bagi para pelaku industri kreatif untuk memperkuat usaha sekaligus meningkatkan daya saing.

Kemenkop Siap Dampingi Koperasi Anak Muda

Selain mendorong pembentukan koperasi baru, Kemenkop juga berkomitmen memberikan pembinaan, pendampingan, dan fasilitasi kepada koperasi yang telah berdiri.

Ferry menegaskan dukungan tersebut juga diberikan kepada koperasi yang diprakarsai oleh generasi muda agar mampu berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan.

Ajak Lulusan Perguruan Tinggi Terlibat di KDKMP

Dalam kesempatan itu, Ferry turut mengajak kalangan muda untuk berperan aktif dalam operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang menjadi salah satu program strategis pemerintah.

Berdasarkan data Sistem Informasi Koperasi Desa Merah Putih (Simkopdes) hingga 27 Juli 2026, telah terbentuk 83.382 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di seluruh Indonesia.

Meski demikian, sebagian besar koperasi tersebut masih berada pada tahap pengembangan sehingga belum seluruhnya memiliki gerai usaha, gudang, maupun sarana pendukung lainnya.

Sebagai tahap awal, sekitar 1.000 KDKMP di Jawa Tengah dan Jawa Timur telah mulai beroperasi dengan menjalankan berbagai unit usaha.

Perguruan Tinggi Didorong Beri Pendampingan

Ferry mengatakan keberadaan tujuh unit usaha yang akan dikelola KDKMP membuka peluang bagi lulusan perguruan tinggi untuk mengembangkan kompetensi sekaligus berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia menambahkan operasionalisasi KDKMP masih memerlukan penyempurnaan secara berkelanjutan agar sesuai dengan karakteristik dan potensi masing-masing daerah.

Karena itu, perguruan tinggi diharapkan dapat berperan melalui pendampingan maupun pemberian masukan dalam pengembangan koperasi desa.

Ferry juga mengapresiasi komitmen Universitas HKBP Nommensen yang menyatakan kesiapan mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sumatera Utara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|