Mendes Bantah Kopdes Merah Putih Akan Tutup Warung Kelontong

1 hour ago 2

Newswire

Newswire Selasa, 04 Agustus 2026 13:17 WIB

Mendes Bantah Kopdes Merah Putih Akan Tutup Warung Kelontong

Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Harianjogja.com, MAKASSAR—Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak bertujuan mematikan maupun menutup toko kelontong yang selama ini beroperasi di desa dan kelurahan. Ia memastikan informasi yang beredar di media sosial mengenai penutupan warung warga merupakan hoaks.

Pernyataan itu disampaikan Yandri saat menghadiri Seminar Koperasi Desa/Koperasi Merah Putih (KDKMP) di Makassar, Selasa. Menurutnya, narasi yang menyeret dirinya bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan terkait rencana penutupan warung desa merupakan informasi palsu yang dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

"Menutup warung-warung warga di desa adalah berita bohong atau hoaks. Informasi tersebut dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI), dan kami bersama Bapak Menko sudah melaporkannya ke Mabes Polri. Hal itu sama sekali tidak benar," urainya.

Bantah Isu Larangan Berdagang Radius 2 Kilometer

Yandri juga membantah isu lain yang menyebut pemerintah akan melarang masyarakat berdagang dalam radius dua kilometer dari lokasi tertentu.

Menurutnya, informasi tersebut tidak memiliki dasar dan merupakan bagian dari berita bohong yang beredar di media sosial.

"Demikian pula isu larangan berdagang dalam radius dua kilometer, itu juga tidak benar dan merupakan berita bohong," katanya kembali menegaskan.

Ia menambahkan, Menko Pangan Zulkifli Hasan selama ini dikenal sebagai sosok yang berpihak kepada masyarakat kecil dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Karena itu, menurut Yandri, tidak mungkin pemerintah justru menutup warung-warung kecil yang menjadi sumber penghidupan masyarakat desa.

Sosialisasi kepada Asosiasi Desa

Penjelasan mengenai isu tersebut turut disampaikan dalam seminar yang dihadiri sekitar 10 asosiasi desa di Sulawesi Selatan.

Sejumlah organisasi yang hadir antara lain Apdesi Merah Putih, Apdesi, Papdesi, Aksi, Gema Desa Nuswantoro, Kompakdesi, Abpednas, DPN PPDI, serta organisasi desa lainnya.

Kemendes PDT Dorong Kopdes Merah Putih Berjalan Optimal

Yandri mengatakan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) memiliki kepentingan besar dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih karena sumber daya yang digunakan berasal dari dana desa.

Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pihak untuk memastikan koperasi tersebut dapat berjalan dengan baik sehingga mampu mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam membangun Indonesia dari desa dan lapisan masyarakat paling bawah.

Menurutnya, keberhasilan koperasi desa diharapkan dapat mempercepat pemerataan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan, terutama di Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Desa Diminta Meluruskan Informasi

Di akhir penyampaiannya, Yandri meminta para kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perangkat desa untuk ikut memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak benar.

"Saya memohon kepada seluruh kepala desa, anggota BPD, perangkat desa yang hadir di sini maupun yang mengikuti lewat siaran langsung, untuk sama-sama meluruskan informasi ini ke masyarakat luas. Mari kita jaga bersama agar tidak ada keraguan yang tidak berdasar," urainya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|