Menang Tie Break Set Pertama Aldila Janice Akhirnya Tersingkir

4 hours ago 3

Jumali

Jumali Kamis, 28 Mei 2026 22:27 WIB

Harianjogja.com, JOGJA—Langkah ganda putri Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, harus terhenti di babak pertama turnamen Grand Slam Roland Garros 2026 setelah kalah dari pasangan Republik Ceko–Spanyol, Marie Bouzkova dan Sara Sorribes Tormo, dalam pertandingan tiga set yang berlangsung Kamis (28/5/2026) sore WIB.

Sebelumnya, Aldila/Janice sempat membuka peluang dengan memenangkan set pertama melalui tie-break setelah duel ketat yang berakhir 7-6, namun mereka gagal mempertahankan momentum pada dua set berikutnya yang berakhir 2-6 dan 4-6.

Pada set pembuka, pasangan Indonesia sebenarnya sempat berada dalam tekanan setelah tertinggal 0-1 dan 1-4. Namun, perlahan mereka mampu bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 4-4 sebelum kembali bersaing ketat hingga 6-6. Dalam tie-break yang berlangsung sengit, Aldila/Janice menunjukkan ketenangan dan berhasil mengamankan set pertama.

Keunggulan tersebut sempat memberi harapan bagi pasangan Indonesia untuk melangkah lebih jauh di turnamen lapangan tanah liat paling prestisius ini. Namun, memasuki set kedua, Bouzkova/Sorribes tampil lebih dominan dengan ritme permainan yang lebih agresif dan konsisten, sehingga menutup set dengan skor 6-2.

Pada set penentuan, pertandingan kembali berlangsung lebih seimbang. Aldila/Janice mencoba memberikan perlawanan dan menjaga tempo permainan, tetapi pengalaman lawan di permukaan tanah liat menjadi faktor pembeda hingga akhirnya mereka kembali harus mengakui keunggulan dengan skor 4-6.

Hasil ini membuat Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen tersingkir lebih awal dari sektor ganda putri Roland Garros 2026, meskipun sebelumnya keduanya sempat menunjukkan potensi kompetitif dalam menghadapi lawan yang lebih berpengalaman di level Grand Slam.

Bagi Aldila, kekalahan ini menambah catatan perjalanan beratnya di Paris, meski ia masih memiliki peluang di nomor lain. Sementara itu, Janice Tjen yang sebelumnya juga tampil di sektor tunggal putri harus kembali menelan hasil kurang maksimal setelah tersingkir di babak pertama.

Meski gagal melaju, performa mereka terutama pada set pertama tetap menunjukkan bahwa kombinasi Aldila/Janice memiliki daya saing di level elite. Konsistensi permainan menjadi pekerjaan utama yang perlu dibenahi untuk menghadapi turnamen Grand Slam berikutnya seperti Wimbledon dan US Open.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|