Lepas Jabatan Pelatih Manchester City, Guardiola: Saya Tahu Ini Waktunya

3 weeks ago 30

Pelatih Manchester City Pep Guardiola.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pep Guardiola menyampaikan pesan emosional setelah resmi diumumkan meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini, Jumat (22/5/2026). Guardiola menegaskan, keputusannya pergi bukan dipicu alasan tertentu, melainkan karena merasa waktunya bersama City telah selesai.

“Jangan tanya saya alasan saya pergi. Tidak ada alasan, tetapi jauh di lubuk hati saya tahu ini waktunya,” kata Guardiola dalam pesan perpisahannya kepada fans City, dikutip dari laman resminya.

Pelatih asal Spanyol itu memastikan dirinya tetap memiliki hubungan dengan City meski tidak lagi menjadi pelatih. Guardiola akan mengambil peran baru sebagai duta global City Football Group dengan tugas memberi masukan teknis kepada klub-klub dalam jaringan CFG serta terlibat dalam sejumlah proyek khusus.

Guardiola mengatakan, City telah menjadi bagian penting dalam hidupnya selama 10 tahun terakhir. Ia menyebut pengalaman pertamanya bertemu musisi Oasis, Noel Gallagher, saat baru tiba di Manchester menjadi awal dari perjalanan panjang yang menurutnya sangat menyenangkan.

Dalam pernyataannya, Guardiola menggambarkan karakter kota Manchester yang menurutnya dibangun dari kerja keras masyarakatnya sebagai kota industri. Ia menyebut suasana kota, budaya pekerja, hingga solidaritas warganya membuat dirinya merasa dekat dengan Manchester.

Menurut Guardiola, semangat kerja keras itu juga tercermin dalam perjalanan City selama satu dekade terakhir. Ia menegaskan, timnya melalui berbagai masa sulit, tekanan, dan perjuangan sebelum meraih kesuksesan besar.

“Kami bekerja. Kami menderita. Kami berjuang. Dan kami melakukan semuanya dengan cara kami sendiri,” ujar Guardiola.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|