Foto kehancuran Boeing E-3 Sentry, pesawat terpenting milik Angkatan Udara AS, akibat serangan Iran ke pangkalan Pangeran Sultan di Saudi, Jumat (27/3/2026).
REPUBLIKA.CO.ID,RIYADH — Arab Saudi dilaporkan telah melakukan serangan militer terselubung terhadap Iran pada akhir Maret lalu. Langkah ini diambil sebagai respons atas serangan Iran terhadap aset-aset Amerika Serikat (AS) yang berada di wilayah Kerajaan selama berkecamuknya perang di kawasan.
Berdasarkan laporan Reuters yang mengutip keterangan para pejabat Barat dan Iran, operasi tersebut menandai insiden pertama yang diketahui di mana Riyadh secara langsung meluncurkan agresi militer terhadap wilayah kedaulatan Iran. Serangan tersebut terjadi di tengah meluasnya perang regional yang meletus pasca-pemboman Iran oleh AS dan Israel pada akhir Februari.
Sumber-sumber dalam laporan tersebut menyebutkan, Riyadh kemudian menginformasikan operasi tersebut kepada Teheran. Hal ini memicu diskusi diplomatik intensif antara kedua belah pihak.
Saudi dilaporkan memperingatkan Iran akan adanya pembalasan lebih lanjut jika serangan terus berlanjut, sebuah langkah yang pada akhirnya berkontribusi pada pemahaman de-eskalasi antara kedua negara.
Laporan ini menyusul klaim terpisah yang dipublikasikan oleh The Wall Street Journal (WSJ) bahwa Uni Emirat Arab (UEA) juga melakukan serangan udara rahasia ke Iran pada awal April. Salah satu serangan tersebut dilaporkan menghantam kilang minyak di Pulau Lavan, Teluk Persia, yang memicu kebakaran hebat dan melumpuhkan kapasitas produksinya untuk sementara waktu.
Meskipun UEA tidak mengakui operasi tersebut secara publik, Iran pada saat itu mengonfirmasi adanya serangan musuh terhadap kilang mereka dan meresponsnya dengan meluncurkan rudal serta pesawat nirawak (drone) yang menyasar UEA dan Kuwait.
Para analis menilai tindakan ini mencerminkan pergeseran kebijakan UEA menuju agresi militer yang lebih langsung, terutama setelah wilayah Emirat dihujani ribuan rudal balasan Iran yang berdampak serius pada sektor pariwisata, penerbangan, dan pasar properti mereka.

8 hours ago
5

















































