REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ada satu kalimat yang berulang dalam sejarah manusia, bukan karena ia benar, tetapi karena ia terasa aman. Kalimat itu sederhana, tetapi diam-diam membangun tembok yang tinggi antara manusia dan kebenaran.
بَلْ قَالُوٓا۟ إِنَّا وَجَدْنَآ ءَابَآءَنَا عَلَىٰٓ أُمَّةٍ وَإِنَّا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم مُّهْتَدُونَ
bal qālū innā wajadnā ābā`anā ‘alā ummatiw wa innā ‘alā āṡārihim muhtadụn
“Bahkan mereka berkata: ‘Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka’ (az zukhruf ayat 22).”
Di balik kalimat itu, ada rasa nyaman. Tidak perlu berpikir ulang. Tidak perlu menggugat. Cukup mengikuti apa yang sudah ada. Tradisi menjadi tempat berlindung, bukan lagi jembatan menuju kebenaran.
Ayat ini tidak hanya menceritakan mereka yang hidup di masa lalu. Ia seperti gema yang masih terdengar hari ini, dalam cara manusia memegang keyakinan tanpa pernah benar-benar bertanya: apakah ini benar, atau hanya diwariskan?
Lalu Alquran memperluas cakrawala itu.
وَكَذَٰلِكَ مَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ فِى قَرْيَةٍ مِّن نَّذِيرٍ إِلَّا قَالَ مُتْرَفُوهَآ إِنَّا وَجَدْنَآ ءَابَآءَنَا عَلَىٰٓ أُمَّةٍ وَإِنَّا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم مُّقْتَدُونَ
wa każālika mā arsalnā ming qablika fī qaryatim min nażīrin illā qāla mutrafụhā innā wajadnā ābā`anā ‘alā ummatiw wa innā ‘alā āṡārihim muqtadụn
“Dan demikianlah, Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatan pun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata:
‘Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka’ (Az Zukhruf ayat 23).”
Ternyata, ini bukan sekadar kebiasaan satu kaum. Ini adalah pola. Bahkan yang menolak bukan sembarang orang, mutrafūhā, mereka yang hidup dalam kemewahan, kenyamanan, dan kekuasaan.
Barangkali karena mereka memiliki terlalu banyak yang harus dipertahankan. Tradisi bukan hanya keyakinan, tetapi juga sistem, status, dan stabilitas. Mengubah keyakinan berarti mengguncang seluruh bangunan yang mereka nikmati.

2 hours ago
2
















































