Lagi Fomo, Deretan Artis RI dan Luar Negeri Ikut Berburu Kartu Pokemon

4 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Tren berburu kartu Pokemon saat ini tengah menjadi perhatian banyak masyarakat di Indonesia, terutama bagi para kolektor kartu dan penggemar Pokemon. Sejatinya, tren tersebut sempat naik daun pada 2019, di mana saat itu kartu promo Detective Pikachu sempat hadir, menjadi kartu Pokemon berbahasa Indonesia pertama yang beredar.

Namun setelah itu, trennya sempat menurun dan kembali meningkat pada 2026, setelah banyak artis dan influencer mulai berburu kartu Pokemon untuk dikoleksi.

Banyak artis dan influencer seperti YBRap atau Reza Arap, Dennis Adhiswara, Sarah Viloid, Windah Basudara, dan lain-lainnya juga sudah mulai berburu kartu Pokemon. Alhasil, banyak masyarakat penasaran akan harga kartu Pokemon yang bisa mencapai Rp1 miliar lebih.

Salah satu pemilik gerai kartu Pokemon di Agora Mall, Jakarta Pusat mengungkap kartu Pokemon kini semakin banyak peminatnya setelah banyak artis dan influencer memamerkan kartu Pokemon yang langka.

"Tadinya kalau di Indonesia memang ada pasang surut, sempat heboh di 2017 saat game Pokemon GO ramai dimainkan, setelah itu turun lagi. Selanjutnya naik lagi di 2019 sampai Covid-19. Nah setelah Covid-19, turun lagi peminatnya. Baru di 2026 mulai naik lagi," kata pemilik gerai kartu Pokemon di Agora Mall saat ditemui CNBC Indonesia, Selasa (22/4/2026).

Penjualan kartu Pokemon pada toko ONcards di Mal Agora, Jakarta, Selasa (21/4/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)Foto: Penjualan kartu Pokemon pada toko ONcards di Mal Agora, Jakarta, Selasa (21/4/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Namun di luar negeri seperti Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat (AS), tren berburu kartu Pokemon sejatinya sudah cukup lama yakni pada 2000 hingga saat ini, atau dapat dikatakan trennya cukup stabil.

"Kalau di luar negeri, justru trennya cukup stabil, enggak turun, malah adanya naik, karena mungkin mereka menjaga hobinya dan kebutuhan nostalgia," lanjutnya.

Di luar negeri, tren perburuan kartu Pokemon semakin kencang setelah artis seperti Logan Paul, Post Malone, dan Steve Aoki kerap memamerkan kartu koleksi mereka, yang menjaga popularitas dan minat publik tetap panas. Apalagi Logan Paul menjual kartu pokemonnya seharga Rp278 miliar membuat geger dunia, termasuk di Indonesia pada Februari 2026 lalu.

"Ya sejak ada artis Logan Paul yang jual kartunya seharga Rp278 miliar, jadi makin panas di sana. Apalagi kartunya sangat rare ya, itu Pikachu Illustrator, tahun pembuatannya 1998," ujarnya.

Adapun kartu Pikachu Illustrator diterbitkan pada 1998 sebagai hadiah kontes di Jepang. Diperkirakan hanya sekitar 40 kartu yang masih ada.

(chd/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|