Kulonprogo Didorong Bangkit di Porda DIY 2027, Atlet Jadi Sorotan

1 hour ago 4

Kulonprogo Didorong Bangkit di Porda DIY 2027, Atlet Jadi Sorotan

Kompleks Gor Cangkring Kulonprogo yang akan dijadikan venue Porda 2027/Dokumen Harian Jogja

Harianjogja.com, KULONPROGO— Persiapan Kulonprogo menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2027 mulai dikebut. Sebagai tuan rumah, Pemkab dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kulonprogo didorong tidak hanya fokus menyiapkan arena pertandingan, tetapi juga memastikan pembinaan atlet berjalan maksimal.

DPRD Kabupaten Kulonprogo menilai dua aspek tersebut menjadi kunci agar status tuan rumah Porda DIY 2027 dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki prestasi olahraga sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kulonprogo, Jeni Widiyatmoko, mengatakan jaminan kesejahteraan atlet dan pelatih menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan pemerintah jika ingin meningkatkan prestasi Kulonprogo.

“Jaminan kesejahteraan bagi atlet dan juga pelatih dari pemerintah menjadi hal yang pokok jika kita berharap prestasi Kulonprogo dalam event Porda ini meningkat,” ujar Jeni.

Prestasi Kulonprogo Perlu Didorong

Kulonprogo memiliki pekerjaan rumah dalam meningkatkan prestasi pada ajang olahraga terbesar di DIY tersebut. Dalam beberapa pelaksanaan Porda DIY sebelumnya, kontingen Kulonprogo masih kerap berada di posisi papan bawah bahkan menjadi juru kunci.

Jeni meminta Pemkab dan KONI tidak sekadar menjalankan persiapan secara formalitas. Target prestasi harus dibuat secara terukur dengan mempertimbangkan hasil evaluasi dan potensi masing-masing cabang olahraga (cabor).

Menurutnya, KONI perlu segera melakukan pemetaan cabor yang memiliki peluang besar menyumbangkan medali emas. Pemetaan tersebut penting agar pembinaan dapat diarahkan secara lebih efektif.

“Dalam hal kesiapan atlet, pembinaan harus dioptimalkan. Pemkab serta KONI diharapkan punya target prestasi yang terukur, serta melakukan pemetaan cabor unggulan yang berpotensi besar untuk meraih medali,” tegasnya.

Dengan pemetaan tersebut, pembinaan atlet diharapkan tidak dilakukan secara merata tanpa mempertimbangkan potensi prestasi. Fokus dapat diberikan kepada cabor yang memiliki peluang kompetitif paling besar.

DPRD Dorong Semua Venue di Kulonprogo

Selain kesiapan atlet, DPRD Kulonprogo menyoroti kesiapan venue pertandingan. Komisi IV mendorong seluruh arena pertandingan Porda DIY 2027 yang memungkinkan agar disiapkan di wilayah Kulonprogo.

Menurut Jeni, keberadaan kontingen dari berbagai kabupaten/kota di DIY akan memberikan manfaat lebih luas apabila pertandingan dipusatkan di Kulonprogo.

Tidak hanya membuat suasana kompetisi lebih semarak, kedatangan atlet, ofisial, dan pendukung dari berbagai daerah juga berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Di sisi lain, penyiapan venue pertandingan juga tidak kalah pentingnya. Bagaimana Pemkab Kulonprogo bisa mempersiapkan venue setiap cabor berada di Kulonprogo, sehingga dari situ juga diharapkan ada tambahan perputaran ekonomi bagi warga,” pungkas Jeni.

DPRD Kulonprogo berkomitmen mengawal kesiapan anggaran dan fasilitas pendukung Porda DIY 2027. Status sebagai tuan rumah diharapkan tidak berhenti pada keberhasilan penyelenggaraan, tetapi menjadi kesempatan untuk mendorong kebangkitan prestasi olahraga sekaligus perekonomian daerah.

Pembinaan Atlet Dilakukan Menyeluruh

Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kulonprogo, Agus Sudarmadi, mengatakan pembinaan atlet merupakan tanggung jawab bersama antara KONI dan pengurus setiap cabor.

Pembinaan tidak hanya diarahkan pada kemampuan fisik atlet. Aspek teknik, strategi pertandingan, mental, pemantauan prestasi, hingga pemenuhan kebutuhan atlet juga menjadi bagian dari persiapan.

“Pembinaan tidak hanya berkaitan dengan latihan fisik, tetapi juga teknik, strategi, mental bertanding, pemantauan prestasi, serta pemenuhan kebutuhan atlet. Program pelatkab dan puslatkab yang dijalankan pengkab dan dikoordinir KONI menjadi bagian dari strategi utama,” ujar Agus.

Dengan persiapan yang dilakukan sejak jauh hari, Kulonprogo diharapkan mampu menghadirkan kontingen yang lebih kompetitif saat Porda DIY 2027 berlangsung. Persiapan venue juga menjadi bagian penting agar penyelenggaraan sebagai tuan rumah dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|