Kontraktor AS Ajukan Proposal Bangun Gaza, Janjikan Keuntungan 300 Persen ke Gedung Putih

1 month ago 9

Marah Khaled Al-Za anin (18), seorang pengungsi Palestina, melukis salah satu karya seninya di dalam tendanya di tempat penampungan Sekolah Al-Rimal, Jalur Gaza, Rabu (28/1/2026). Marah mengubah tenda pengungsiannya menjadi galeri seni kecil tempat ia memajang karya-karyanya setelah rumahnya hancur selama perang Israel di Gaza.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Sebuah perusahaan penanggulangan bencana AS mengajukan rencana kepada pejabat Gedung Putih yang akan menjamin keuntungan 300% dan monopoli selama tujuh tahun atas rencana pengangkutan dan logistik untuk Dewan Perdamaian Donald Trump di Gaza. Demikian menurut proposal November yang diperoleh the Guardian.

Menurut laporan itu, rencana dari Gothams LLC tersebut memungkinkan perusahaan untuk memungut biaya kepada setiap truk yang mengangkut barang ke Gaza, dan mengenakan biaya buat penggunaan sistem pergudangan dan distribusinya.

Pada Desember lalu, The Guardian sejatinya sudah melaporkan bahwa Gothams adalah kandidat terdepan untuk kesepakatan menguntungkan yang akan dibagikan oleh Dewan Perdamaian pimpinan Trump di masa mendatang. Tetapi besarnya margin keuntungan belum jelas.

CEO perusahaan, Matthew Michelsen, mengatakan kepada Guardian pada bulan Desember bahwa ia menghentikan proposal itu, tapi sebuah mitra perusahaannya masih terlibat.  Sistem pasokan Gaza (GSS) baru sedang dibahas oleh pejabat administrasi dan pengusaha yang berafiliasi dengan Dewan Perdamaian Trump.

Michelsen menolak untuk berbicara kepada Guardian terkait kabar GSS itu kepada Guardian. 

Chris Vanek, seorang mitra di Gothams, telah berkoordinasi dengan para pejabat Gedung Putih mengenai GSS dalam beberapa minggu terakhir. Demikian menurut dua sumber yang mengetahui proses tersebut dan catatan yang ditinjau oleh Guardian.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|