Kolaborasi Kemenag-British Council Dorong 720 Guru Madrasah Go Global

6 hours ago 1

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar (tengah) bersama Country Director Indonesia and Director Southeast Asia British Council Summer Xia (berjas hitam), Kamis (26/2/2026). Kemenag dan British Council bekerja sama meningkatkan kompetensi guru Bahasa Inggris madrasah di seluruh Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan komitmennya membawa pendidikan Islam Indonesia ke tingkat global melalui penguatan kompetensi guru madrasah. Komitmen ini ditegaskan Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menutup program Continuing Professional Development (CPD) bagi guru Bahasa Inggris madrasah di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kemenag dan British Council yang dirancang untuk meningkatkan standar kompetensi guru madrasah agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Penutupan program turut dihadiri Menteri Inggris untuk Indo-Pasifik, Seema Malhotra, dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey. Kehadiran para pejabat diplomatik tersebut menjadi simbol penguatan hubungan bilateral Indonesia–Inggris dalam bidang pendidikan yang telah dirintis melalui nota kesepahaman sejak November 2023.

Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menekankan peran strategis guru sebagai penggerak perubahan dalam sistem pendidikan. Menurut dia, penguasaan bahasa internasional menjadi kebutuhan penting agar madrasah tetap relevan di era globalisasi.

“Guru merupakan jantung dari sistem pendidikan. Jika kualitas jantungnya baik, maka seluruh tubuh—yaitu kemajuan siswa—akan mengikuti. Penguasaan Bahasa Inggris bagi guru madrasah adalah investasi strategis untuk memperluas cakrawala berpikir,” ujar Nasaruddin dalam siaran persnya, Jumat (27/2/2026).

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|