Film Tarzan.
REPUBLIKA.CO.ID, Kisah tentang manusia yang dibesarkan oleh hewan sering diasosiasikan dengan tokoh Tarzan dalam budaya populer Barat. Namun, jauh sebelum cerita itu dikenal luas, dunia Islam telah memiliki kisah serupa melalui karya filsafat klasik berjudul Hay bin Yaqzan yang ditulis oleh Ibnu Thufail.
Pendakwah muda Husein Ja'far Al Hadar atau yang akrab disapa Habib Ja’far menjelaskan bahwa kisah tersebut bahkan sering disebut sebagai inspirasi awal cerita Tarzan.
Menurut dia, cerita Hay bin Yaqzan mengisahkan seorang bayi yang hidup dan dibesarkan oleh seekor kijang atau rusa betina di sebuah pulau terpencil.
“Ada cerita Hay bin Yaqzan dari Ibnu Thufail, salah seorang filosof, yang bercerita tentang seorang bayi yang dirawat oleh kijang. Hay bin Yaqzan itu konon adalah cikal bakal cerita tentang Tarzan,” ujar Habib Husein dikutip dari program "Login" yang tayang pada Ramadhan, Selasa (10/3/2026).
Habib Husein menilai kisah tersebut memiliki pesan mendalam tentang bagaimana manusia bisa mengenal Tuhan melalui pengamatan terhadap alam semesta. Ia mengutip perkataan Ali bin Abi Thalib yang berbunyi, “Aku mengenal Tuhanku melalui Tuhanku sendiri.”
Menurut dia, ungkapan itu menggambarkan bahwa manusia bisa sampai pada kesadaran tentang keberadaan Tuhan melalui tanda-tanda kebesaran-Nya di alam.
“Artinya ketika seseorang sejak bayi dipelihara oleh kijang, itu ceritanya tentang bagaimana dia menemukan Tuhan tanpa membaca kitab suci, tapi melihat ayat-ayat kauniyah berupa alam semesta,” kata Habib Ja'far.

1 hour ago
1

















































