Kebugaran pemain kendala Malut sehingga gagal menang atas Arema.
REPUBLIKA.CO.ID, MALANG, – Kebugaran pemain menjadi kendala utama bagi Malut United sehingga hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 melawan tuan rumah Arema FC dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (1/4). Pelatih Hendri Susilo mengungkapkan bahwa penurunan stamina pemain terlihat jelas saat pertandingan memasuki menit ke-60.
Menurut Hendri Susilo, kebugaran yang menurun memaksanya untuk menerapkan taktik permainan yang lebih defensif. "Ketika memasuki menit 60-an sudah kelihatan penurunan stamina," ujarnya seusai pertandingan. Dia menambahkan bahwa kekosongan jadwal pertandingan selama hampir satu bulan mempengaruhi kondisi fisik pemain.
Dalam pertandingan tersebut, Malut United kerap mengubah formasi dari empat bek menjadi lima bek dengan mundurnya gelandang bertahan Wbeymar Angulo untuk memperkokoh pertahanan. Serangan balik melalui sektor sayap, dengan umpan silang ke penyerang David da Silva, menjadi strategi utama.
Hendri merasa bersyukur timnya masih bisa membawa pulang satu poin dan menganggap hasil imbang ini cukup adil. "Bagi pemain ini pertandingan yang sulit," tuturnya. Saat ini, Malut United berada di posisi keempat klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan 46 poin dari 26 pertandingan, hasil dari 13 kemenangan, tujuh imbang, dan enam kekalahan.
Setelah melawan Arema FC, tim berjuluk Laskar Kie Raha akan menghadapi Dewa United pada laga kandang hari Minggu (12/4).
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

4 hours ago
1

















































