Suasana upacara pelepasan dan penghormatan tiga jenazah personel penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut Lebanon, Kamis (2/4/2026). UNIFIL menyelenggarakan upacara Memorial Service sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan, sebelum dipulangkan ke tanah air.
REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia Abdulfattah Al Sattari usai berkunjung ke rumah duka Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, prajurit TNI asal Kota Cimahi, Jawa Barat yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Dia menyebut, rakyat Palestina akan melaksanakan salat gaib dan doa bersama untuk tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon itu.
"Besok di masjid-masjid Palestina, termasuk Masjid Al-Aqsa akan dilaksanakan salat gaib. Almarhum Insya Allah syahid di sisi Allah SWT, beliau adalah syahid perdamaian. Sebuah kehormatan karena almarhum wafat di perbatasan Palestina," kata Abdulfattah kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).
Abdulfattah menyebut penjajah Israel bertanggungjawab atas gugurnya tiga prajurit TNI sehingga negaranya sangat mengutuk serangan tersebut. Di waktu dan tempat yang sama, zionis Israel juga turut membantai warga Palestina.
"Kehormatan bagi kami membersamai keluarga almarhum. Kehormatan bagi kami takziyah dengan orangtua korban, putra keluarga pejuang tangguh dan Insyaallah syahid," ujar Abdulfattah.
Untuk itu, kesedihan atas kehilangan Kapten Zulmi tak cuma jadi duka keluarga dan Bangsa Indonesia, namun juga menjadi kehilangan bagi Bangsa Palestina. Abdulfattah menguatkan hati keluarga jika Kapten Zulmi merupakan seorang syuhada perdamaian.
"Putra-putri Indonesia merupakan anak kami. Almarhum Insya Allah syahid di sisi Allah SWT, beliau adalah syahid perdamaian. Sebuah kehormatan karena almarhum wafat di perbatasan Palestina," kata Abdulfattah.
Ketiga prajurit TNI yang gugur dalam peristiwa tersebut ialah Praka Farizal Rhomadhon. Ia gugur pada Ahad (29/3/2026) sekitar pukul 20.44 WIB waktu Lebanon saat terjadi serangan di Markas Pasukan Perdamaian Indobatt UNP 7-1 Desa Achid Alqusayr, Lebanon. Sedangkan Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur pada Senin (30/3/2026).
Kedua prajurit itu meninggal dalam peristiwa ledakan saat saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU) dalam rangka tugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post_m (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1.

2 hours ago
3

















































