Jembatan Kayu Rawabogo akan Disulap Jadi Beton, Pemkab Bandung Barat Gelontorkan Rp 8 Miliar

1 week ago 22

Bupati Bandung Barat meninjau Jembatan Rawabogo di Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat. Jembatan tersebut rencananya bakal diperbaiki tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT - Pemkab Bandung Barat bakal melakukan pergantian Jembatan Rawabogo yang terbuat dari kayu menjadi jembatan berkonstruksi beton tahun ini. Anggaran sebesar Rp 8 miliar sudah disiapkan untuk 'menyulap' jembatan tua itu agar lebih aman dan tahan lama.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail sudah meninjau langsung kondisi jembatan yang berada di Kampung Babakan Garut, Desa Rancasenggang, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat itu. Dirinya memastikan jembatan tua bakal diperbaiki tahun ini.

"Saya meninjau langsung salah satu jembatan di Bandung Barat yang usianya cukup tua. Ini jadi bagian dari aktivitas warga sehari-hari, akan kita segera tangani," kata Jeje saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).

Jembatan yang melintang di atas Sungai Ciminyak itu merupakan akses penghubung sejumlah desa di Kecamatan Sindangkerta. Bahkan bisa menjadi akses alternatif menuju menuju Ciwideuy Kabupaten Bandung.

Jeje mengatakan, akses yang dikenal dengan Sasak Sancang yan dibangun tahun 1980-an itu memiliki keunikan karena bentuknya yang berbeda karena kerangkanya yang menggunakan kayu dan memiliki atap dari seng akan dibongkar dan diganti dengan konstruksi baru.

"Jembatan ini akan kita bongkrar dan dibangun dengan konstruksi baja yang lebih kuat dan aman dan lebih tahan lama. Dengan panjang 20 meter, kita akan lebarkan memkadi 6 meter sebelumnya hanya 4 meter," ujar Jeje.

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang KBB Asep Indra mengatakan, penggantian Jemebatan Rawabogobsaat ini sedang masuk tahapan perencanaan dokumen lelang. Pihaknya berharap Juli mendatang sudah masuk pelelangan.

"Masih perencanaan dokumen lelang, dan tatgetnya Juli nanti sudah lelang. Aset jembatan sekarang kan harus ada penilaian dulu oleh tim appraisal tapi itu bukan tupoksi kami. Jadi nanti jembatan yang sekarang itu dirobohkan dulu," kata Asep.

Untuk pembangunan jembatan tersebut, pihaknya menyiapkan Rp 8 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) KBB tahun 2026. "Untuk pagu anggarannya disiapkan Rp 8 miliar tahun ini. Mudah-mudahan dilancarkan dan proses fisiknya segera dilaksanakan," kata Asep. 

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|